Breaking News:

Pilkada Serentak 2020

Paling Lambat 22 Januari 2021, Penetapan Paslon Terpilih Pilbup Semarang, Ini Dasar Acuan KPU

KPU Kabupaten Semarang merencanakan penetapan paslon terpilih adalah berdasarkan PKPU Nomor 19 Tahun 2020 yakni pada 21 Januari 2021.

Penulis: M Nafiul Haris
Editor: deni setiawan
TRIBUNBANYUMAS/M NAFIUL HARIS
Ketua KPU Kabupaten Semarang Maskup Asyadi. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, UNGARAN - KPU Kabupaten Semarang berencana menggelar sidang pleno penetapan pasangan calon (paslon) terpilih Pemilihan Bupati (Pilbup) Kabupaten Semarang 2020 pada 21 Januari 2021.

Ketua KPU Kabupaten Semarang, Maskup Asyadi mengatakan, rencana penetapan paslon terpilih itu berdasarkan PKPU Nomor 19 Tahun 2020.

Yakni paling lambat lima hari setelah Mahkamah Konstitusi (MK) mengeluarkan Buku Registrasi Perkara Konstitusi (BRPK).

Baca juga: PPKM Kabupaten Semarang Masih Terjadi Ketimpangan, Pemkab Dinilai Tebang Pilih, Ini Contohnya

Baca juga: Hari Pertama di Kabupaten Semarang, 45 Nakes Sudah Divaksinasi, Sehari Dibagi Tiga Sesi

Baca juga: 400 Nakes di Kota Semarang Gagal Divaksinasi, DKK Sebut Karena Alasan Medis

Baca juga: Terjangkit Virus Corona Lagi, 50 Penyintas Covid Kini Dirawat di Rumah Dinas Wali Kota Semarang

"Informasi yang masuk ke KPU Kabupaten Semarang, MK rencananya akan mengeluarkan BRPK pada 18 atau 19 Januari 2021."

"Sehingga setelah itu terhitung lima hari, kami akan menggelar pleno terbuka."

"Agendanya adalah penetapan paslon terpilih hasil Pilbup Semarang 2020 pada antara 21 atau 22 Januari 2021,” terangnya kepada Tribunbanyumas.com, Senin (18/1/2021).

Menurut Maskup, BRPK tersebut akan menjelaskan daerah mana saja yang mengajukan gugatan hasil pelaksanaan Pilkada Serentak 2020.

Jika Pilkada Kabupaten Semarang tidak teregistrasi dalam BRPK tersebut, selanjutnya bisa segera dijadwalkan pleno penetapan paslon terpilih Pilbup Semarang 2020.

Ia menambahkan, adapun terkait pelantikan pasangan Bupati dan Wakil Bupati terpilih diberikan waktu tiga hari setelah penetapan paslon terpilih.

"Jika mengacu surat dari Kemendagri yang diterima Pemkab Semarang, pengusulan pelantikan paslon terpilih paling lambat lima hari setelah KPU melakukan penetapan paslon," katanya.

Pihaknya mengungkapkan, terkait mekanisme usulan pelantikan pasangan Bupati dan Wakil Bupati terpilih tersebut juga telah dikoordinasikan kepada DPRD Kabupaten Semarang.

Maskup menyatakan, terkait teknis pelantikan pasangan Bupati dan Wakil Bupati Semarang terpilih menjadi ranah Sekretariat DPRD Kabupaten Semarang.

“Karena kewenangan KPU Kabupaten Semarang sebagai penyelenggara hanya terbatas hingga tahapan penetapan paslon terpilih,” ujarnya. (M Nafiul Haris)

Baca juga: 5 Berita Populer: Hartopo Segera Dilantik Jadi Bupati Kudus-75 Karyawan Duta Mode Purwokerto Reaktif

Baca juga: Ini Cerita Muasal Puluhan Karyawan Toko Duta Mode Purwokerto Dinyatakan Reaktif Covid-19

Baca juga: Berikut Progres Terkini Pembangunan BJB Soedirman Purbalingga, Lebaran Sudah Bisa Digunakan

Baca juga: Bupati Purbalingga Lapor Polisi, Beredar Akun Palsu Facebook, Digunakan untuk Tipu Warganet

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved