Breaking News:

PSBB Jawa Bali

PPKM Kabupaten Semarang Masih Terjadi Ketimpangan, Pemkab Dinilai Tebang Pilih, Ini Contohnya

Ketua DPRD Kabupaten Semarang, Bondan Marutohening mengatakan, pihaknya banyak mendapat laporan dari masyarakat bila ada ketimpangan penegakan aturan.

TRIBUN BANYUMAS/M NAFIUL HARIS
Ketua DPRD Kabupaten Semarang, Bondan Marutohening. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, UNGARAN - Pemkab Semarang dinilai masih tebang pilih dalam melakukan penertiban aktivitas masyarakat selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Ketua DPRD Kabupaten Semarang, Bondan Marutohening mengatakan, pihaknya banyak mendapat laporan dari masyarakat.

Yakni masih adanya pembiaran terhadap sebagian pemilik usaha.

Baca juga: Hari Pertama di Kabupaten Semarang, 45 Nakes Sudah Divaksinasi, Sehari Dibagi Tiga Sesi

Baca juga: 400 Nakes di Kota Semarang Gagal Divaksinasi, DKK Sebut Karena Alasan Medis

Baca juga: Saya Berpura-pura Beli Baju, Ancam Korban Gunakan Pisau, Seusai COD di Jembatan Tuntang Semarang

Baca juga: Harno Cabuli Anak Kandung di Kabupaten Semarang, Alasan Pelaku Karena Istri Ogah Berhubungan Intim

"Kami bisa ngomong begitu karena masyarakat lapor."

"Bahwa usahanya diminta tutup pukul 19.00, tetapi yang lain ada pembiaran," terangnya kepada Tribunbanyumas.com, Senin (18/1/2021).

Menurut Bondan, laporan yang dia terima berasal dari pelaku usaha dimana telah mematuhi Instruksi Mendagri dan Perbup Semarang Nomor 1 Tahun 2021.

Yakni tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan untuk Pengendalian Penyebaran Covid-19 di Kabupaten Semarang.

Ia menambahkan, adanya ketimpangan dalam penegakan disiplin protokol kesehatan selama PPKM, Pemkab Semarang dinilai tidak serius dan cenderung tebang pilih.

"Dari pantauan kami, seluruh toko modern sudah tertib menjalankan Instruksi Bupati Semarang Nomor 1 Tahun 2021."

"Sebaliknya, ia melihat ada tempat usaha resto, kafe, toko ponsel, serta toko pakaian di Alun-alun Lama Ungaran masih terlihat buka seperti biasa," katanya.

Halaman
12
Penulis: M Nafiul Haris
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved