Breaking News:

Berita Kecelakaan

Dua Karyawan Terkena Serpihan Kaca, Begini Kronologi Ledakan Mesin Boiler Garmen di Banyumas

Bukan hanya dua karyawan yang mengalami luka, dua rumah di sekitarnya juga mengalami kerusakan akibat mesin boiler meledak di Purwokerto.

POLRESTA BANYUMAS
Tim Inafis Polresta Banyumas melakukan olah TKP meledaknya mesin boiler perusahaan garmen di Desa Karangsalam, Kecamatan Kedungbanteng, Kabupaten Banyumas, Jumat (15/1/2021). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BANYUMAS - Dua karyawan mengalami luka akibat terkena ledakan mesin boiler perusahaan garmen di Desa Karangsalam, Kecamatan Kedungbanteng, Kabupaten Banyumas, Jumat (15/1/2021). 

Kapolsek Kedungbanteng, AKP Sudiro mengatakan, peristiwa terjadi sekira pukul 08.45.

Kronologi peristiwa pertama kali diketahui oleh seorang karyawan, Arif Budiwan (38). 

Baca juga: 5 Berita Populer: Mantan Anggota DPRD Banyumas Ditahan Kejari-Ayah Cabuli Anak di Kabupaten Semarang

Baca juga: Mantan Anggota DPRD Banyumas Ditahan, Agus Pernah Janjikan 32 Proyek APBD 2017 Kepada Korban

Baca juga: Vaksinasi Tertunda di Banyumas, Bupati Sebut Kemungkinan Dilaksanakan Februari 2021

Baca juga: Ini Beragam Sanksi Jika Warga Melanggar Protokol Kesehatan Selama PKM di Banyumas

"Saat itu mesin boiler atau penghasil uap untuk menyetrika tiba-tiba meledak."

"Dua karyawan yang berada di dekat mesin tersebut, yakni Yuli Saraswati (20) dan Eka Afrilia (20)."

"Kedua warga Pasirmuncang, Kecamatan Purwokerto Barat itu mengalami luka," ujar Kapolsek kepada Tribunbanyumas.com, Jumat (15/1/2021). 

Keduanya terluka karena terkena serpihan kaca yang hanya berjarak sekira 10 meter dari mesin yang meledak tersebut.

Bukan hanya dua karyawan yang mengalami luka, dua rumah di sekitarnya juga mengalami kerusakan. 

Peristiwa ini kemudian dilaporkan ke pihak Inafis Polresta Banyumas untuk dilakukan penyelidikan.

Berdasarkan hasil penyelidikan diduga mesin mengalami kurang air.

Sehingga terjadi tekanan suhu panas yang sangat tinggi.

Karena suhu sangat tinggi, sehingga menimbulkan ledakan dari mesin tersebut.

Akibat peristiwa tersebut perusahaan mengalami kerugian yang ditaksir senilai Rp 8 juta. (Permata Putra Sejati)

Baca juga: Tak Sekadar Dipaksa Libur, PKL yang Patuh Aturan di Karanganyar Ternyata Bakal Dapat Kompensasi

Baca juga: Data Satpol PP Karanganyar: Ada 98 Hajatan Digelar Selama Masa PPKM, Terbanyak di Gondangrejo

Baca juga: Guru Agama Islam Kebumen Ngadu ke Bupati, Minta Diikutkan Perekrutan 1 Juta Guru PPPK 2021

Baca juga: Baru Diperbaiki, Jalan Alternatif Kebumen-Banjarnegara di Desa Kebutuhduwur Kembali Ambles

Penulis: Permata Putra Sejati
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved