Berita Jateng

Pertengahan 2021, BRT Trans Jateng Rute Semarang-Gubuk Siap Dioperasikan

Bus Trans-Jateng bersiap membuka layanan rute Semarang-Gubuk (Kabupaten Grobogan), pertengahan tahun 2021.

Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/MAHFIRA PUTRI MAULANI
ILUSTRASI. Penumpang hendak naik Bus Trans Jateng rute Solo-Sangiran-Sumberlawang di Terminal Sumberlawang, Sragen, Selasa (1/9/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, JAKARTA - Bus Trans-Jateng bersiap membuka layanan rute Semarang-Gubuk (Kabupaten Grobogan), pertengahan tahun 2021.

Rute tersebut akan menggenapi layanan koridor Bus Trans-Jateng menjadi enam.

Ketua Bidang Advokasi dan Kemasyarakatan Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Pusat Djoko Setijowarno mengungkapkan hal itu lewat keterangan tertulisnya, Senin (4/1/2021).

"Rencana, pertengahan tahun 2021, akan dikembangkan koridor keenam yakni, rute Semarang-Gubuk (Kabupaten Grobogan)," jelas Djoko.

Baca juga: Hingga 2023 Ditarget Sudah Miliki Tujuh Koridor BRT Trans Jateng, Gubernur: Kurang Tiga Lagi

Baca juga: Kini, Ke Museum Sangiran Bisa Langsung dari Solo Naik BRT Trans Jateng Rute Solo-Sumberlawang

Baca juga: Gubernur Ganjar Pranowo Resmikan BRT Trans Jateng Rute Purworejo-Borobudur, Gratis 9 Hari

Baca juga: 62.560 Dosis Vaksin Sinovac Tiba di Jateng, Ganjar: Saya Harap Ada 10 Kiai Mau Divaksin Lebih Dulu

Djoko melanjutkan, Provinsi Jawa Tengah memiliki Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) sebesar Rp 96 miliar pada tahun 2021.

Anggaran itu, satu di antaranya digunakan untuk penambahan koridor layanan rute keenam Bus Trans Jateng.

Perlu diketahui, pengembangan rute layanan transportasi umum Trans-Jateng hingga akhir tahun 2020 sudah mencapai lima koridor.

Rute pertama yang dikembangkan adalah Semarang (Stasiun Tawang)-Terminal Bawen (Kabupaten Semarang) pada 17 Juli 2017.

Kemudian, Bus Trans-Jateng rute Purwokerto-Purbalingga sepanjang 30 kilometer, pada Agustus 2018. Dan, Terminal Bahirekso (Kabupaten Kendal)-Terminal Mangkang (Semarang), pada Oktober 2019.

Sementara, pada tahun 2020, Bus Trans Jateng memiliki dua rute baru yakni, Stasiun Kutoarjo (Kabupaten Kebumen)-Purworejo-Terminal Borobudur (Kabupaten Magelang) untuk pengembangan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Borobudur.

Lalu, untuk mendukung Batik Solo trans (BST) di Kota Surakarta, dibuka rute Terminal Tirtonadi (Surakarta)-Terminal Sumber Lawang (Kabupten Sragen).

"Kedua koridor baru ini sudah menggunakan bus dengan low entry. Artinya, tidak memerlukan halte tinggi lagi, cukup menyediakan bus stop untuk tempat perhentiannya," lanjut Djoko.

Baca juga: Vaksinasi Covid-19 di Banyumas Dimulai 22 Januari 2021, Prioritas Tenaga Kesehatan

Baca juga: Sebelum Gunakan Cat Semprot, Tersangka Pengecatan Cabai di Banyumas Uji Coba Pakai Minyak Cengkih

Baca juga: Tetap Berproduksi, Pengrajin Tahu Purwokerto Pilih Naikkan Harga setelah Harga Kedelai Impor Meroket

Baca juga: Kabur ke Rumah Kontrakan di Tegal, Pencuri Kabel di Jembatan Tonjong Banyumas Berhasil Diamankan

Selama tiga tahun beroperasi, jumlah penumpang Bus Trans Jateng telah mencapai 8,8 juta orang.

Jadwal operasionalisasi Bus Trans Jateng dimulai pukul 05.00 hingga 21.00 WIB dengan tarif Rp 2.000 bagi pelajar, buruh, dan mahasiswa, serta umum sebesar Rp 4.000. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Pertengahan 2021, Bus Trans-Jateng Bakal Punya 6 Rute".

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved