Berita Banyumas
Vaksinasi Covid-19 di Banyumas Dimulai 22 Januari 2021, Prioritas Tenaga Kesehatan
Pemberian vaksin Covid-19 di Banyumas akan diutamakan bagi tenaga kesehatan dan dilakukan secara bertahap, mulai 22 Januari.
Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Pemberian vaksin Covid-19 di Banyumas akan diutamakan bagi tenaga kesehatan dan dilakukan secara bertahap.
Vaksin pertama dilakukan mulai 22 Januari 2020 mendatang.
Bupati Banyumas Achmad Husein mengatakan, tenaga kesehatan akan menjadi prioritas utama vaksinasi.
Setelah tenaga kesehatan mendapat vaksin, selanjutnya, vaksinasi dilakukan kepada guru, ASN, TNI, Polri, dan masyarakat umun.
"Tenaga kesehatan terlebih dahulu (divaksin) tapi jeda waktunya sempit," ujar Achmad Husein saat ditemui Tribunbanyumas.com Di Pendopo Si Panji, Purwokerto, Senin (4/1/2021).
Baca juga: Sebelum Gunakan Cat Semprot, Tersangka Pengecatan Cabai di Banyumas Uji Coba Pakai Minyak Cengkih
Baca juga: Kabur ke Rumah Kontrakan di Tegal, Pencuri Kabel di Jembatan Tonjong Banyumas Berhasil Diamankan
Baca juga: Evaluasi Program Jiwong Jiga: Data Lansia Komorbid di Banyumas Tak Update
Baca juga: Gerakan Pemuda Marhaenis Banyumas Dukungan TNI Polri Tindak Tegas FPI
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Banyumas Sadiyanto mengatakan, setelah melakukan pendataan di Banyumas, setidaknya ada 10.389 tenaga kesehatan.
Tenaga kesehatan tersebut merupakan tenaga kesehatan yang bertugas di instansi milik pemerintah maupun swasta.
Sadiyanto menuturkan, alokasi vaksin untuk setiap daerah dan kabupaten berbeda-beda.
"Setiap kabupaten jelas beda. Sementara, vaksin yang tersedia ada 1,3 juta orang untuk tingkat nasional," tuturnya.
Namun, yang jelas, berdasarkan petunjuk dari pusat, tenaga kesehatan adalah yang pertama menjalani vaksinasi. (Tribunbanyumas/jti)
Baca juga: 62.560 Dosis Vaksin Sinovac Tiba di Jateng, Ganjar: Saya Harap Ada 10 Kiai Mau Divaksin Lebih Dulu
Baca juga: Tetap Berproduksi, Pengrajin Tahu Purwokerto Pilih Naikkan Harga setelah Harga Kedelai Impor Meroket
Baca juga: Vaksin untuk Jateng Tiba di Kota Semarang, Gubernur Ganjar: Vaksinasi Mulai 14 Januari
Baca juga: Dianggap Jadi Biang Masalah Pemerataan Pendidikan, Status Guru Nanti Tak Lagi CPNS Tapi PPPK
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/detektif-covid-19-pemkot-bogor.jpg)