Breaking News:

Berita Banyumas

Ada Ratusan Titik Longsor di 14 Kecamatan, BPBD Banyumas: Sebaiknya Mengungsi saat Hujan Deras

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banyumas memetakan ada ratusan titik longsor di 14 kecamatan di Banyumas.

TRIBUNBANYUMAS.COM/PERMATA PUTRA SEJATI
Fatimah (40), warga RT 06 RW 06, Dusun Semaya, Desa Sunyalangu, menunjukan pekarangan belakang rumah yang amblas, Jumat (11/12/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banyumas memetakan ada ratusan titik longsor di 14 kecamatan di Banyumas.

Warga di area rawan longsor pun diminta mengungsi jika terjadi hujan lebat lebih dari satu jam.

"Ada sekitar 14 kecamatan yang memiliki titik-titik tanah bergerak. Tapi, yang paling banyak ada di Kecamatan Lumbir dan Gumelar," ujar Kepala Pelaksana Harian (Kalahar) BPBD Banyumas Titik Puji Astuti, Senin (14/12/2020).

Baca juga: Dinding Mulai Retak, 12 Rumah di Pinggir Sungai Logawa Semaya Banyumas Terancam Longsor

Baca juga: Detik-detik Longsor Banyumas, Adik Basuki: Gelap, yang Terdengar Hanya Petir dan Derasnya Sungai

Baca juga: Zona Oranye, Pemkab Banyumas Belum Izinkan Pesta Kembang Api Perayaan Tahun Baru di Tempat Wisata

Baca juga: Bendung Gerak Serayu Berstatus Awas, Warga Cilacap dan Banyumas bagian Barat Diminta Waspada Banjir

Menurutnya, titik-titik tanah bergerak berada dekat aliran sungai dan daerah sekitar perbukitan.

Karena berpotensi terjadinya tanah longsor, Titik mengimbau masyarakat yang tinggal di daerah rawan longsor lebih berhati-hati dan waspada.

"Sebaiknya, jika malam hari hujan terus menerus lebih dari satu jam, segera mengungsi saja karena takutnya terjadi longsor," katanya.

Jika titik dimana terjadi tanah bergerak sudah sangat membahayakan, warga juga diminta pindah tinggal sementara.

Diberitakan sebelumnya, tanah ambles terjadi di RT 06 RW 06, Dusun Semaya, Desa Sunyalangu, Kecamatan Karanglewas, Kabupaten Banyumas, Jumat (11/12/2020).

Ada 12 rumah yang terancam longsor. Tembok rumah warga mulai retak dan tanah di pekarangan belakang rumah warga juga amblas sekira 1.5 sampai 2 meter.

Rumah-rumah warga tersebut berada dekat aliran Sungai Logawa yang berjarak sekitar 200 meter. (Tribunbanyumas/jti)

Baca juga: Banjir Luapan Sungai Klawing Masih Merendam 2 Desa, BPBD Purbalingga Kirim 100 Paket Sembako

Baca juga: Disanksi Bersihkan Makam di TPU Sompok Semarang, Pria Tak Pakai Masker Ini Langsung Menuju Makam Ibu

Baca juga: Harga Kebutuhan Pokok di Kota Tegal Mulai Naik, Daging Ayam Rp 40 Ribu/Kg dan Telur Ayam Rp 27/Kg

Baca juga: Warga Diminta Tunggu Pengumuman Resmi, Pemerintah Belum Menetapkan Harga Vaksin Sinovac

Penulis: Permata Putra Sejati
Editor: rika irawati
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved