Penanganan Corona
Rata-rata Tiap Hari Lima Orang Meninggal Karena Covid-19 di Banyumas, Mayoritas Berstatus Komorbid
Kepala Dinkes Kabupaten Banyumas, Sadiyanto mengungkapkan, total korban meninggal dunia akibat Covid-19 mencapai 96 orang.
TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Jumlah korban meninggal dunia akibat terinfeksi virus corona (Covid-19) di Kabupaten Banyumas, terus meningkat.
Kepala Dinkes Kabupaten Banyumas, Sadiyanto mengungkapkan, total korban meninggal dunia akibat Covid-19 mencapai 96 orang.
"Yang meninggal rata-rata dalam seminggu terakhir lebih dari lima orang per hari," kata Sadiyanto seperti dilansir dari Kompas.com, Jumat (4/12/2020).
Baca juga: Tak Terpengaruh Pandemi, Perusahaan di Banyumas Ini Tetap Bisa Ekspor Emping Melinjo ke Arab Saudi
Baca juga: Dindik Banyumas Bakal Perpanjang PJJ hingga Tahun Depan Jika Kasus Covid-19 Masih Tak Terkendali
Baca juga: Dipimpin Sekda, ASN di Pemkab Banyumas Mulai Sosialisasikan Prokes Covid-19 ke Warga Komorbid
Baca juga: Selama Wabah Covid-19, Pemkab Banyumas Sudah Lakukan Swab kepada 26.500 Orang
Sadiyanto merinci, pada 28 November 2020 terdapat lima orang yang meninggal dunia.
Kemudian 29 November (5), 30 November (8), 1 Desember (8), 2 Desember (8), dan 3 Desember (6).
"Yang meninggal dunia rata-rata di atas usia 50 tahun dengan komorbid atau penyakit penyerta."
"Seperti darah tinggi, diabetes, asma, jantung, ginjal, kelainan darah dan penyakit berat sejenisnya," jelas Sadiyanto.
Lebih lanjut, Sadiyanto mengatakan, saat ini Banyumas masuk kategori zona merah.
Artinya penularan Covid-19 sangat tinggi.
"Angka kematian 4,07 persen, sudah mendekati batas maksimal atau kewajaran dari WHO yaitu 5 persen."
"Positivity rate 8, 41 persen, yang positif rata-rata setiap hari dalam seminggu terakhir 111 orang," ujar Sadiyanto.
Adapun total kasus terkonfirmasi Covid-19 hingga saat ini total mencapai 2.354 orang.
Sedangkan yang telah dinyatakan sembuh baru 1.304 orang.
Untuk itu, Sadiyanto kembali mengingatkan masyarakat untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan.
"Kami mohon kepada masyarakat yang di dalam rumah ada orang dengan komorbid."