Breaking News:

Berita Banyumas

Selama Wabah Covid-19, Pemkab Banyumas Sudah Lakukan Swab kepada 26.500 Orang

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyumas telah melakukan tes swab kepada 26.500 orang selama pandemi Covid-19 berlangsung.

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS.COM/PERMATA PUTRA SEJATI
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Banyumas Sadiyanto saat ditemui di Pendopo Sipanji, Senin (14/9/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyumas telah melakukan tes swab kepada 26.500 orang selama pandemi Covid-19 berlangsung.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banyumas, Sadiyanto mengatakan, tes swab saat ini dilakukan melihat perkembangan situasi.

"Pertimbangannya adalah situasi, bukan efisiensi. Kalau berpedoman dengan yang ringan di swab, yang tidak bergejala di swab maka kami tidak punya tempat untuk menampung mereka," jelasnya kepada Tribunbanyumas.com, saat ditemui di Pendopo Si Panji, Purwokerto, Jumat (4/12/2020).

Baca juga: Bupati Banyumas Temui Aliv Hermawan, Warga Menyoal Covid-19 dan Istri Achmad Husein di Facebook

Baca juga: Banyumas Kini Berstatus Zona Merah Kasus Covid-19

Baca juga: Data Awal, Warga Banyumas Bakal Penerima Vaksin Covid-19 Mencapai 1,08 Juta Orang

Baca juga: Banyumas Berstatus Zona Merah Covid-19, Bupati Belum Akan Perketat Daerah Perbatasan

Menurutnya, hal itu bukan semata-mata karena efisensi tetapi petunjuk dari pimpinan.

Sadiyanto menerangkan, untuk pasien Covid-19 yang masih muda dan tidak bergejala, akan dikarantina di rumah karantina di Baturraden, paling tidak 10 hari.

"Kalau ada yang bergejala ringan maka 10 haru plus tiga hari. Nah, kalau yang berat, harus tes swab evaluasi," terangnya.

Disinggung tentang kapasitas rumah karantina di Baturraden, Sadiyanto menyebutkan, jika di Hotel Rosenda saat ini sudah mulai terisi 40 orang.

Dia berharap, pasien positif Covid-19 yang sehat dan membaik segera pindah ke rumah karantina.

"Saya berharap terus bergerak. Tetapi, yang punya kewenangan boleh tidaknya pasien pindah itu kan dokter karena melihat kondisinya seperti apa," ujarnya.

Oleh karena itu, Sadiyanto telah berkomunikasi dengan direktur-direktur rumah sakit agar dapat mengkomunikasikan agar ada perpindahan pasien dari rumah sakit ke rumah karantina. (Tribunbanyumas/jti)

Baca juga: Banjir Akibat Luapan Sungai Serayu di 12 Desa di Banyumas Surut, Warga Mulai Bersih-bersih Rumah

Baca juga: Bupati Banggai Laut Ditangkap KPK dalam OTT, Diduga Menerima Suap dari Swasta

Baca juga: Jangan Ketinggalan, Iphone 12 Bisa Dipesan Mulai 11 Desember 2020

Baca juga: Ditemukan Kejang-kejang di Dalam Mobil, Ibu dan 2 Anak Diduga Keracunan AC

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved