Breaking News:

Berita Banyumas

Dipimpin Sekda, ASN di Pemkab Banyumas Mulai Sosialisasikan Prokes Covid-19 ke Warga Komorbid

Sekda mengatakan, nantinya, setiap rumah yang memiliki anggota keluarga dengan penyakit pemberat, akan dipasang stiker.

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/Istimewa
Sekretaris Daerah Kabupaten Banyumas Wahyu Budi Saptono (kanan) saat berkunjung ke salah satu rumah warga komorbid di Desa Pasir Kulon, Kecamatan Karanglewas, Kabupaten Banyumas, Kamis (3/12/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Bupati Banyumas Achmad Husein mengintruksikan kepada seluruh ASN Pemkab Banyumas turun ke desa menggencarkan sosialisasi dan gerakan Program Jaga Komorbid, Siji Wong Siji Jaga (Jabid Jiwong Jiga) mulai Kamis (3/12/2020).

Hal ini dilaksanakan untuk menekan penyebaran Covid-19 dan melindungi warga rentan.

Sosialisasi dilakukan lewat gerakan ketuk pintu dari rumah ke rumah warga komorbid yang ada di desa dan kelurahan.

Selain itu, para ASN juga memantau secara langsung tingkat kedisiplinan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan di masa pandemi, sekaligus mengingatkan kembali bahaya Covid-19.

Sekretaris Daerah Kabupaten Banyumas Wahyu Budi Saptono mendapat kesempatan berkunjung di rumah warga Desa Pasir Kulon, Kecamatan Karanglewas.

"Saya mendapat tugas turun langsung memimpin door to door di Desa Pasir Kulon. Tugas ASN adalah mengedukasi agar semua yang berkumpul dengan orang tua dapat mematuhi protokol kesehatan," katanya dalam rilis yang diterima, Jumat (4/12/2020).

Baca juga: Lusa, ASN Banyumas dan Relawan Mulai Terjun ke 50 Desa Berzona Oranye Covid-19. Ini Tugas Mereka

Baca juga: Selama Wabah Covid-19, Pemkab Banyumas Sudah Lakukan Swab kepada 26.500 Orang

Baca juga: Bupati Banyumas Temui Aliv Hermawan, Warga Menyoal Covid-19 dan Istri Achmad Husein di Facebook

Baca juga: Banyumas Berstatus Zona Merah Covid-19, Bupati Belum Akan Perketat Daerah Perbatasan

Sekda mengatakan, nantinya, setiap rumah yang memiliki anggota keluarga dengan penyakit pemberat, akan dipasang stiker.

Stiker tersebut bertujuan memudahkan pemantauan guna melindungi komorbid.

Edukasi protokol kesehatan, lewat konsep terjun langsung ke masyarakat, diharapkan mampu menyadarkan warga.

"Nantinya, bagi warga yang rumahnya ditempeli stiker, warga lain harus lebih hati-hati dan waspada. Untuk memastikan pakai masker dan menjaga protokol kesehatan, saat berkomunikasi dengan mereka," jelasnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved