Breaking News:

Berita Banyumas

Setiap Rabu, ASN di Pemkab Banyumas Bakal Terjun ke Desa-desa Sosialisasikan Pentingnya Prokes

Bupati Banyumas Achmad Husein akan menerjunkan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Banyumas guna menyosialisasikan pentingnya prokes.

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS.COM/PERMATA PUTRA SEJATI
Bupati Banyumas Achmad Husein saat ditemui di kompleks rumah dinas bupati, Selasa (10/11/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Bupati Banyumas Achmad Husein akan menerjunkan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Banyumas guna menyosialisasikan pentingnya penerapan protokol kesehatan di tengah pandemi Covid-19.

"Mulai Rabu (2/12) besok, seluruh ASN yang sehat di lingkungan OPD Banyumas akan turun ke desa-desa untuk sosialisasi secadar door to door. Satu OPD, satu desa. Dan setiap hari Rabu, turun langsung, kantor kosong kecuali pelayanan langsung," ujar Husein melalui pesan singkat kepada Tribunbanyumas.com, Minggu (29/11/2020).

Menurut Husein, masyarakat masih kurang disiplin dalam melaksanakan protokol kesehatan (prokes). Itu sebabnya, kasus Covid-19 di wilayah tersebut melonjak dalam sepekan terakhir.

Terkait penyebaran Covid-19 di Banyumas saat ini, Pemkab telah mengeluarkan Surat Edaran Nomor 360/5546/2020 tentang Perubahan Surat Edaran Bupati Banyumas Nomor 360/4848/2020 tentang Perpanjangan Ketiga Seruan dan Peringatan Bupati Banyumas Bagi Seluruh Warga Masyarakat.

Baca juga: Begini Tata Cara Pemulasaraan Jenazah Pasien Covid-19 Menurut MUI Banyumas

Baca juga: PMI Banyumas Dapat Hibah Mobil Sprayer Merek Esemka untuk Penaggulangan Covid-19

Baca juga: Lokawisata Baturraden Kembali Ditutup, Berikut Daftar Objek Wisata Terdampak Lainnya di Banyumas

Baca juga: 176 Santri Ponpes di Desa Beji Banyumas Positif Covid-19, Berawal dari Santri Tak Bisa Membaui

Beberapa hal yang diatur dalam surat edaran tersebut di antaranya, menunda dan atau menjadwal ulang kegiatan-kegiatan mengumpulkan orang banyak sampai situasi penyebaran Covid-19 dapat dinyatakan terkendali.

Bupati juga melarang kepala organisasi perangkat daerah (OPD) melaksanakan dinas luar dalam kurun dua pekan ke depan.

"Ini untuk menghindari pandangan masyarakat jika pejabat pemerintah daerah sendiri bebas melakukan perjalanan. Apalagi, dengan jumlah peserta yang banyak, sementara masyarakat kegiatannya dibatasi secara ketat," terangnya.

Berdasarkan data, angka positivity rate di Kabupaten Banyumas saat ini mencapai 6,28 persen, sedangkan angka kesembuhannya turun menjadi 57,5 persen.

Menurut Husein, sejumlah pasien Covid-19 yang kondisinya telah membaik, saat ini telah dipindahkan dari rumah sakit ke rumah karantina di Hotel Rosenda, Pondok Slamet, dan Wisma Wijayakusuma, Baturraden.

Gugus Tugas tingkat Desa, RW, maupun RT, juga diminta aktif lagi dengan melibatkan Babinkamtibmas dan Babinsa.

Baca juga: Serunya Kamping di Black Canyon Petungkriyono Pekalongan: Mandi di Sungai, Disambut Suara Owa Jawa

Baca juga: 4 Puskesmas di Kabupten Tegal Terpaksa Tutup Sementara setelah Sejumlah Nakes Tertular Covid-19

Baca juga: Bukannya Air, Sumur di Ngraho Blora Malah Mengeluarkan Gas saat Digali Warga

Baca juga: Berkat Curhat di Media Sosial, Kuli Bangunan di Demak Berhasil Buat Pondok Baca dan Bimbel Gratis

Berdasarkan pantauan Covid-19 melalui laman covid19.banyumaskab.go.id, Minggu (29/11/2020) pukul 15.00 WIB, total kasus positif di Banyumas mencapai 1.472 kasus.

Rinciannya, 53 pasien meninggal, 180 kasus dirawat di rumah sakit, 371 kasus menjalani isolasi mandiri, 69 kasus menjalani isolasi khusus, dan sembuh 868 orang atau 59 persen. (Tribunbanyumas/jti).

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved