Breaking News:

Berita Blora

Bukannya Air, Sumur di Ngraho Blora Malah Mengeluarkan Gas saat Digali Warga

Semburan gas muncul di lubang sumur milik warga di RT 02 RW 02 Desa Ngraho, Kecamatan Kedungtuban, Blora.

TRIBUNBANYUMAS/Istimewa
Petugas BPBD dan kepolisian memasang garis polisi di sekitar sumur yang mengeluarkan gas di samping rumah warga di RT 02 RW 02 Desa Ngraho, Kecamatan Kedungtuban, Blora, Sabtu (28/11/2020) malam. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BLORA - Semburan gas muncul di lubang sumur milik warga di RT 02 RW 02 Desa Ngraho, Kecamatan Kedungtuban, Blora. Saat ini, lubang sumur ditutup menggunakan kain basah dan disekitarnya dipasang garis polisi.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Blora Hadi Praseno melalui anggota tim reaksi cepat Agung Tri mengatakan, semburan gas tersebut terjadi di lubang samping rumah warga bernama Sumiran.

Sumur tersebut memang masih dalam proses pengeboran. Pada hari Jumat (27/11/2020), pengeboran yang dilakukan Sumiran dan seorang tukang bor berhenti pada pukul 14.00 WIB karena sudah mencapai kedalaman 48 meter dan sudah menemukan sumber air.

"Di saat yang bersamaan, listrik padam. Akhirnya, pemasangan pompa submersible untuk pengeboran sumur dilanjutkan esok harinya," ujar Agung Tri, Minggu (29/11/2020).

Baca juga: 50 Persen Sekolah di Blora Siap KBM Tatap Muka

Baca juga: MPP Kabupaten Pati Diuji Coba 7 Desember 2020, Berikut Layanan Publik yang Disediakan

Baca juga: Sedang Ditalud, Jalan Penghubung Antarkecamatan di Blora Ini Malah Ambrol

Baca juga: Jelang Pilkada, Polres Blora Bagikan 38 Motor untuk Bhabinkamtibmas

Kemudian, pada Sabtu (28/11/2020), Sumiran bersama tukang bor, memasang pompa submersible dan memasukkannya ke dalam lubang sumur bor.

Kali ini, ternyata tidak keluar air. Dari dalam lubang sumur, Sumiran mendengar suara gemuruh dan bau gas keluar. Mendapati hal tersebut, akhirnya pompa diangkat ke atas.

"Saat itu dicoba menyalakan korek api di bibir sumur, ternyata gasnya bisa terbakar," kata Agung.

Karena takut terjadi kebakaran, akhirnya lubang sumur ditutup menggunakan kain basah.

Agung mengatakan, pihaknya bersama kepolisian setempat telah mengecek lokasi semburan gas. Petugas kemudian memasang garis polisi.

"Kami juga mengimbau agar warga tidak menyalakan api di sekitar lokasi semburan," katanya. (*)

Baca juga: Kantor KKP Digeledah KPK, Sita Uang Tunai Rupiah dan Asing, Ali Fikri: Jumlahnya Masih Dihitung

Baca juga: Jelang Libur Natal dan Tahun Baru, Bagaimana Pembatasan Truk? Kemenhub: Tunggu Presiden Jokowi

Baca juga: Terduga Teroris di Gorontalo, Densus 88 Antiteror Mabes Polri Tangkap Tujuh Orang

Baca juga: Stadion Si Jalak Harupat Bandung Bakal Dilengkapi Teknologi VAR

Penulis: Rifqi Gozali
Editor: rika irawati
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved