Berita Duka

Turut Berduka, Camat Jatiyoso Meninggal, DKK Karanganyar: Tidak Ada Kaitannya dengan Covid-19

Plt Kepala DKK Karanganyar, Purwati menyampaikan, Adzani menjalani perawatan di rumah sakit karena sakit komplikasi.

Penulis: Agus Iswadi | Editor: deni setiawan
TRIBUNBANYUMAS/AGUS ISWADI
Plt Kepala DKK Karanganyar, Purwati. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KARANGANYAR - Camat Jatiyoso, Adzani Priyanggodo meninggal dunia pada Jumat (27/11/2020) pukul 07.30.

Berdasarkan informasi, Adzani meninggal dunia lantaran sakit yang dideritanya.

Jenazah telah disemayamkan di pemakaman umum setempat.

Baca juga: Mendadak Membludak, Pencari Kartu Kuning di Karanganyar, Ternyata Karena Ada Lowongan Ini

Baca juga: Cuti Akhir Tahun Seluruh ASN Diganti Insentif Saja, Begini Maksud Usulan Bupati Karanganyar

Baca juga: Barang Bukti Tindak Pidana Dimusnahkan, Kejari Karanganyar: Ada 36 Perkara Hingga November Ini

Baca juga: Malam Pergantian Tahun di Karanganyar, Bupati Larang Gelar Pesta Kembang Api

Tepatnya di Astanalaya Dusun Pandes, Desa Papahan, Kecamatan Tasikmadu, Kabupaten Karanganyar, Jumat (27/11/2020) pukul 14.00.

Sebelum meninggal dunia, Adzani sempat menjalani perawatan di RS dr Moewardi Surakarta selama sepekan.

Plt Kepala DKK Karanganyar, Purwati menyampaikan, Adzani menjalani perawatan di rumah sakit karena sakit komplikasi.

Dia menjelaskan, Adzani dirawat di RS dr Moewardi bukan karena terkonfirmasi positif Covid-19.

Lebih lanjut, Adzani sudah menjalani tes swab PCR saat menjalani perawatan di rumah sakit dan dinyatakan negatif Covid-19.

"Beliau menjalani perawatan di bangsal biasa," katanya kepada Tribunbanyumas.com, Jumat (27/11/2020).

Terpisah, Plt Camat Jatiyoso, Kusbiyantoro menyampaikan, Adzani telah mengajukan cuti sakit sebelum menjalani perawatan di rumah sakit.

Karena sakit yang dideritanya, Adzani mesti beberapa kali cuci darah di rumah sakit.

"SK dari BKPSDM sudah turun, ditunjuk Plt Camat adalah saya sendiri," ucapnya kepada Tribunbanyumas.com, Jumat (27/11/2020).

Dia menambahkan, di sisi lain saat ini juga masih proses pengajuan Pj Kades Tlobo.

Itu menyusul kekosongan jabatan dikarenakan Kades sebelumnya meninggal pada awal November 2020. (Agus Iswadi)

Baca juga: Guru Honorer Mestinya Lebih Tinggi Dibanding UMK di Jateng, Yudi Indras Wiendarto Punya Alasan Ini

Baca juga: Alasan Kasus Covid-19 Masih Tinggi di Jateng, Bambang Kusriyanto Minta KBM Tatap Muka Dikaji Ulang

Baca juga: Karena Jual Jenitri Tak Laku, Residivis Ini Bobol Rumah di Kebumen, Congkel Jendela Gunakan Linggis

Baca juga: Cuci Darah Tak Perlu Lagi Antre Lama, RSUD Banjarnegara Tambah Mesin dan Kamar Khusus Hemodialisa

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved