Jumat, 10 April 2026

Berita Internasional

Arkeolog Inggris Yakin Telah Temukan Rumah Masa Kecil Yesus

Seorang arkeolog kenamaan Inggris yakin telah menemukan rumah masa kecil Yesus Kristus di situs kuno di Nazareth.

Editor: rika irawati
Kompas.com/Wikimedia Commons, Global Look Press via Russian Today
Foto kanan adalah goa yang diyakini merupakan rumah masa kecil Yesus Kristus di Nazareth, Israel. Tempat itu kini sudah menjadi Biara Sisters of Nazareth. Foto kiri adalah Yesus saat dewasa bersama para murid-Nya. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, NAZARETH - Seorang arkeolog kenamaan Inggris yakin telah menemukan rumah masa kecil Yesus Kristus di situs kuno di Nazareth.

Bangunan, yang berdasarkan pemeriksaan berasal dari abad pertama itu, kini dilaporkan menjadi rumah bagi Biara Sisters of Nazareth.

Pada abad ke-19, situs itu dipercaya sebagai lokasi di mana Yesus Kristus menghabiskan masa kecilnya bersama Maria dan Yusuf.

Namun, teori tersebut kemudian mulai mendapat bantahan pada media 1930-an, dan sejak saat itu, tidak dibahas lagi selama puluhan tahun.

Tetapi, Ken Dark, profesor bidang arkeologi dan sejarah di Universitas Reading, Inggris, meyakininya setelah menghabiskan 14 tahun studi dan penelitian.

Baca juga: Arkeolog Temukan 1.500 Kerangka Manusia dalam Lubang di Osaka Jepang, Diduga Korban Wabah Penyakit

Baca juga: Wabah Covid-19 Belum Terkendali, Kementerian Kesehatan Palestina Batasi Perayaan Natal di Betlehem

Baca juga: Perjuangkan Anak Dapat Makanan Gratis, Ratu Inggris Beri Penghargaan Buat Marcus Rashford

Dia menjelaskan, keyakinan itu didapat setelah memeriksa bongkahan batu besar yang kelihatan utuh, termasuk yang mirip dengan tangga.

Dilansir Russian Today, Senin (23/11/2020), berdasarkan pemeriksaan itu, dia menduga, pada abad pertama, terdapat ruang keluarga dan penyimpanan, termasuk atap.

Profesor Dark menemukan bahwa orang-orang di sekitar kawasan itu yakin, situs tersebut adalah rumah Yesus menghabiskan masa kecilnya.

Investigasi yang dilakukan si arkeolog terhadap bangunan dua lantai itu mengungkapkan, bangunannya dibuat begitu detil dan ahli.

Dark menjelaskan, orang yang membuat mempunyai pemahaman akan bebatuan yang bagus. Kemampuan yang dipunyai oleh seorang tekton.

Tekton adalah deskripsi profesi Yusuf berdasarkan injil berbahasa Yunani, yang berarti dia tak hanya piawai mengolah kayu tapi juga mahir membuat bangunan dari batu.

Penelitiannya juga menemukan bahwa sebuah gereja kuno yang dihiasi dengan mosaik ditemukan di samping sisa rumah, di mana bangunan itu didirikan pada abad keempat.

Sekitar satu abad kemudian, sebuah gereja dibangun di atas rumah dan gereja sebelumnya, dan menjadi tempat ibadah terbesar Nazareth pada saat itu.

Gereja ini dihias secara rumit menggunakan marmer, mosaik, dan persis dengan deskripsi yang muncul pada abad ketujuh silam.

berdasarkan deskripsi itu, dikatakan bahwa gereja Bizantium besar berdiri di atas rumah Yesus dan menjadi lokasi ziarah yang penting.

Baca juga: Tabungan Rp 165 Juta Tak Bisa Cair, Sujinah Ajak Suami dan Saudara Datangi KUD Plongkowati Grobogan

Baca juga: Pelatih Shin Tae-yong Coret 2 Pemain Timnas U-19, Ada Nama Serdy Ephy Fano Lagi

Baca juga: Pengembangan Wana Wisata Si Kembang Terkendala Perizinan, Begini Respon Disparpora Batang

Baca juga: TP PKK Sokaraja Kulon Masuk Enam Besar, Diverifikasi Tim Provinsi Jawa Tengah

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved