Berita Internasional

Wabah Covid-19 Belum Terkendali, Kementerian Kesehatan Palestina Batasi Perayaan Natal di Betlehem

Kementerian Kesehatan Palestina telah merekomendasikan batasan ketat pada perayaan Natal di Betlehem, tahun ini, lantaran wabah virus corona.

Editor: rika irawati
KONTAN/REUTERS/Eduardo Munoz
ILUSTRASI. Perayaan Natal di Betlehem. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, RAMALLAH - Kementerian Kesehatan Palestina telah merekomendasikan batasan ketat pada perayaan Natal di Betlehem, tahun ini, lantaran wabah virus corona.

Perayaan di kota alkitabiah yang dihormati umat Kristen sebagai tempat kelahiran Yesus ini biasanya dihadiri ribuan orang dari seluruh dunia.

Tetapi, tahun ini, kementerian telah merekomendasikan, peserta upacara penerangan pohon Natal yang akan datang di Manger Square, dibatasi hingga 50 orang.

Penyalaan lampu pohon dan restoran juga dibatasi serta ditutup pada pukul 21.00 waktu setempat sepanjang musim Natal.

Dalam rekomendasinya pada hari Sabtu (21/11/2020), dikatakan bahwa warga yang mendapat layanan keagamaan pada Malam Natal juga harus dibatasi.

Baca juga: 5 Rekomendasi Film Bioskop untuk Temani Libur Natal dan Tahun Baru

Baca juga: Telaga Sewiwi Dieng Bertabur Cahaya saat Malam, Spot Baru Libur Natal dan Tahun Baru

Baca juga: Di Semarang Misa Natal Diawali Dengan Iringan Rebana

Baca juga: Kemenhub Berencana Batasi Angkutan Truk saat Libur Akhir Tahun, Ini Kata Aptrindo Jateng dan DIY

Perekonomian Bethlehem, yang dipenuhi hotel, toko suvenir, dan restoran, sangat bergantung pada musim Natal.

Pembatalan atau pengurangan perayaan akan memberikan pukulan lain bagi ekonomi yang sudah terpukul oleh krisis virus corona tahun ini.

Pejabat Palestina diharapkan membuat keputusan akhir tentang perayaan Natal dalam beberapa hari mendatang.

Bandara internasional Israel-titik masuk utama bagi wisatawan asing-telah ditutup untuk wisatawan selama berbulan-bulan, membatasi jumlah calon peziarah dalam hal apa pun.

Tepi Barat berada di tengah lonjakan kasus virus korona, sementara Israel perlahan-lahan keluar dari lockdown yang diberlakukan pada bulan September, untuk mengendalikan wabah yang mengamuk.

Kota Nazareth di Israel utara, yang dihormati umat Kristiani sebagai tempat masa kanak-kanak Yesus, telah ditetapkan sebagai zona "terbatas" oleh pihak berwenang.

Pemerintah setempat juga membatasi pergerakan masuk dan keluar daerah tersebut, setidaknya untuk beberapa hari ke depan. (*)

Artikel ini sudah tayang di Kontan.co.id dengan judul Perayaan Natal di Betlehem tahun ini akan diperketat karena wabah virus corona.

Baca juga: Pemkab Banyumas Masih Godok Rencana Penutupan Lagi Tempat Wisata Guna Menekan Kasus Covid-19

Baca juga: Cegah Kerumunan, Pembagian Paket Sembako Pasar Murah di Sragen Dilakukan Lewat Drive Thru

Baca juga: Balas Serangan Roket, Jet Tempur Israel Serang Hamas di Gaza

Baca juga: Honda City Tergelincir di Tol Pejagan-Pemalang Diduga Akibat Genangan Air, Ini Kata Pengelola Tol

Sumber: Kontan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved