Breaking News:

Berita Jawa Tengah

Enam Kluster Pariwisata Dikembangkan Bertahap di Batang, Contohnya Alun-alun Kecamatan Bawang

Bupati Batang Wihaji menuturkan, penataan obyek wisata akan terus dilakukan seiring banyaknya wisatawan yang datang ke Batang. 

Penulis: budi susanto | Editor: deni setiawan
TRIBUN BANYUMAS/BUDI SUSANTO
Bupati Batang Wihaji meninjau pembangunan Alun-alun Kecamatan Bawang, Senin (23/11/2020) sore. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BATANG - Pemkab Batang sedang melakukan pengembangan alun-alun Kecamatan Bawang. 

Nantinya akan ada food court untuk pedagang serta penataan kawasan guna mendukung pengembang destinasi wisata. 

Pengembang alun-alun lewat penataan tersebut menjadi fokus Disparpora Kabupaten Batang

Adapun Alun-alun Kecamatan Bawang juga masuk dalam pengembangan kluster pariwisata.

Baca juga: Wihaji Gagas Wisata Sekaligus Beramal, Ajak Anak-anak ke Pusat Teknologi Milik Pemkab Batang

Baca juga: Percepatan Pembangunan KIT Batang, Pemerintah Suntikkan Dana Capai Rp 977 Miliar

Baca juga: Uang Misterius Capai Puluhan Juta Rupiah di Batang, Petani: Bercampur Lumpur di Irigasi Persawahan

Baca juga: Desa Kemiri Barat Diproyeksikan Jadi Desa Seni dan Budaya, Wihaji: Subah Juga Malioboronya Batang

Dijelaskan Kepala Disparpora Kabupaten Batang, Wahyu Budisantoso, saat meninjau alun-alun Kecamatan Bawang, kluster yang tengah dikembangkan akan tersambung. 

"Ada 6 kluster wisata yang sedang kami kembangkan."

"Kluster itu ada di Kecamatan Batang hingga Bawang," paparnya kepada Tribunbanyumas.com, Senin (23/11/2020) petang. 

Menurutnya, Alun-alun Bawang mendapat sentuhan pertama karena menjadi prioritas. 

"Guna mendukung obyek wisata tol atas awan, kami lakukan penataan di alun-alun ini."

"Nantinya secara bertahap akan kami bangun di beberapa kecamatan yang menjadi jalur menuju Dieng," paparnya. 

Sementara itu, Bupati Batang Wihaji menuturkan, penataan obyek wisata akan terus dilakukan seiring banyaknya wisatawan yang datang ke Batang

"Tak hanya pantai, daerah pegunungan juga masih kami tata."

"Selain menyambut adanya Kawasan Industri Terpadu (KIT) Batang, kami juga ingin mempopulerkan potensi wisata yang ada lewat penataan," tambahnya. (Budi Susanto)

Baca juga: Pemkab Karanganyar Bentuk Tim Percepatan Pensertifikatan Aset, Ini Tujuan Utama Juliyatmono

Baca juga: Hadapi Lonjakan Kasus Covid-19, Rusunawa dan GOR Difungsikan Tempat Isolasi Pasien di Kota Tegal

Baca juga: Tambahan Ruang Isolasi Pasien Covid-19 Mulai Disiapkan, Antisipasi Lonjakan Kasus di Salatiga

Baca juga: Disebut Karena Pandemi, Lahan di Temanggung yang Ditanami Bawang Putih Cuma 225 Hektare

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved