Teror Virus Corona
48 Tahanan Bareskrim Polri Kena Covid-19: 8 Orang Dirawat di RS, Termasuk Gus Nur dan Jumhur Hidayat
"Delapan orang dengan gejala batuk/demam/pusing/flu dan 40 orang tanpa gejala. Adapun 8 orang telah dirawat di RS Polri Kramatjati," kata Awi.
TRIBUNBANYUMAS.COM, JAKARTA - Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen (Pol) Awi Setiyono menuturkan, sebanyak 48 tahanan Bareskrim Polri dinyatakan positif Covid-19 dari hasil tes usap atau swab test.
"Delapan orang dengan gejala batuk/demam/pusing/flu dan 40 orang tanpa gejala. Adapun 8 orang telah dirawat di RS Polri Kramatjati," kata Awi ketika dihubungi, Senin (16/11/2020).
Di antara para tahanan yang dirawat di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, yakni Sugi Nur Raharja alias Gus Nur dan aktivis Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) Jumhur Hidayat.
Diketahui, Gus Nur merupakan tersangka kasus dugaan ujaran kebencian dan penghinaan terhadap Nahdlatul Ulama (NU).
Baca juga: Tujuh Dokter di Kota Tegal Positif Covid-19, Lima Orang Masih Menjalani Isolasi Mandiri
Baca juga: Kasus Positif Covid-19 dari Klaster Hajatan Pernikahan di Kalijambe Sragen Bertambah 2 Orang
Baca juga: Tak Ingin Klaster Hajatan Penyebaran Covid-19 Muncul Lagi, Gubernur Ganjar: Edukasi Harus Sampai RT
Sementara, Jumhur Hidayat adalah tersangka kasus dugaan ujaran kebencian atau hoaks sehingga menyebabkan aksi menolak UU Cipta Kerja berujung ricuh.
Awi menuturkan, para pasien Covid-19 tanpa gejala diisolasi di ruang tahanan. Mereka berada di ruangan terpisah dengan tahanan yang sehat.
Langkah tindak lanjut lainnya yang diambil polisi adalah menerapkan protokol kesehatan di ruang tahanan.
"Menerapkan protokol kesehatan di ruang tahanan dengan menyediakan masker, tempat mencuci tangan/hand sanitizer, menjaga jarak, dan memberikan vitamin, suplemen, serta obat-obatan yang dibutuhkan," tuturnya. (*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Polri: 48 Tahanan Bareskrim Positif Covid-19, Mayoritas Tanpa Gejala".
Baca juga: Akibat Teror Semut di Pageraji Banyumas, Penderes Tak Berani Lagi Naik Pohon Kelapa
Baca juga: Beri Janji Bertanggung Jawab, Seorang Pemuda di Banyumas Setubuhi Siswi Kelas 8 SMP
Baca juga: Gubernur Jatim Minta Kemendagri Copot Faida dari Jabatan sebagai Bupati Jember, Ini Alasannya
Baca juga: Trump Larang Investor AS Berinvestasi di 31 Perusahaan China, Termasuk Huawei dan Hikvision