Berita Kebumen

Biaya Urus Sertifikat PTSL Maksimal Cuma Rp 300 Ribu, Bupati Kebumen: Ganti Patok dan Materai

PTSL pada 2021, Kabupaten Kebumen akan mendapat alokasi target PBT sebanyak 80.000 bidang dan SHAT 121.700 bidang.

Penulis: khoirul muzaki | Editor: deni setiawan
PEMKAB KEBUMEN
Penyerahan sertifikat secara simbolis oleh Bupati Kebumen Yazid Mahfudz di Pendopo Rumah Dinas Bupati Kebumen, Senin (9/11/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KEBUMEN - Biaya pengurusan sertifikat tanah program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap ( PTSL) di Kabupaten Kebumen maksimal Rp 300 ribu. 

Hal itu dipertegas secara langsung oleh Bupati Kebumen Yazid Mahfudz.

Adapun biaya tersebut menurutnya digunakan untuk pembelian materai dan patok.

Baca juga: Jadi Sasaran Operasi Yustisi Protokol Kesehatan, Banyak Wisatawan Pantai di Kebumen Tak Pakai Masker

Baca juga: Kini, Seluruh Desa dan Kelurahan di Kebumen Berstatus Terbebas dari Kebiasaan BAB Sembarangan

Baca juga: Lagi Cari Pakan Ternak, Warga Jabres Kebumen Ini Kehilangan Handphone dan Uang Rp 1,5 Juta

Baca juga: Korban Tak Curiga Jika Motornya Hendak Berpindah Tangan, Pelaku Gadai Motor Sewaan di Kebumen

Hal itu juga disampaikannya saat penyerahan sejuta sertifikat untuk rakyat secara virtual oleh Presiden RI.

Yang kemudian penyerahan sertifikat secara simbolis oleh Yazid Mahfudz di Pendopo Rumah Dinas Bupati Kebumen, Senin (9/11/2020).

“Sesuai Perbup Kebumen yang kami tandatangani, biaya maksimal Rp 300 ribu," kata Yazid Mahfudz kepada Tribunbanyumas.com, Senin (9/11/2020).

Pada kesempatan itu, secara simbolis Bupati Kebumen menyerahkan 30 bidang sertifikat hak milik tanah masyarakat pada program PTSL.

Kemudian, 1 bidang sertifikat tanah wakaf dan 1 bidang tanah aset Pemkab Kebumen

Yazid mengatakan, program PTSL merupakan satu program strategis nasional dalam rangka legalisasi aset hak-hak atas tanah masyarakat.

"Dengan target nasional pada 2025 mencapai seluruh bidang-bidang tanah di Indonesia harus sudah terdaftar dan bersertifikat," katanya.

Plt Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Kebumen, Sumpeno menjelaskan, pada 2020 target Peta Bidang Tanah (PBT) di Kabupaten Kebumen sebanyak 60.000 bidang.

Kemudian, target Sertifikat Hak Atas Tanah (SHAT) sebanyak 56.750 bidang.

Tetapi karena pandemi Covid-19, targetnya diturunkan untuk PBT 48.503 bidang dan  SHAT 33.460 bidang.

Adapun realisasi  PBT 59.999 bidang atau 124 persen dan SHAT 33.640 bidang atau 100,5 persen dari target di masa pandemi.

Sumpeno menambahkan, PTSL pada 2021, Kabupaten Kebumen akan mendapat alokasi target PBT sebanyak 80.000 bidang dan SHAT 121.700 bidang.

"Ini bukan pekerjaan yang ringan."

"Dengan kerja keras dan strategi penyelesaian yang baik serta dukungan dari semua pihak," imbuhnya. (Khoirul Muzakki)

Baca juga: Cegah Kasus Covid-19 Terulang, Ponpes El Bayan Cilacap Beri Sekat Kaca saat Santri Bertemu Orangtua

Baca juga: Santri Positif Covid-19 Sudah Sembuh, Ponpes El Bayan Cilacap: Musibah Ini Jadi Pelajaran Berharga

Baca juga: Cegah Murid Bosan, Calon Guru Penggerak di Cilacap Manfaatkan Film dan Tik Tok sebagai Media Ajar

Baca juga: Dodi Kangen Keluarga, Mengintip Keseharian Pasien ODGJ di Panti Sosial Eks Psikotik Cilacap

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved