Berita Kebumen

Kini, Seluruh Desa dan Kelurahan di Kebumen Berstatus Terbebas dari Kebiasaan BAB Sembarangan

Hingga 2020 ini, ada penambahan 48 desa, sehingga total ada 460 desa di Kabupaten Kebumen sudah ODF.

Penulis: khoirul muzaki | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/KHOIRUL MUZAKI
Bupati Kebumen Yazid Mahfudz 

TRIBUNBANYUMAS.COM, KEBUMEN - Seluruh desa dan kelurahan di Kabupaten Kebumen dinyatakan terbebas dari kebiasaan buang air besar (BAB) sembarangan atau open defication free (ODF).

Bupati KH Yazid Mahfudz mengatakan, berdasarkan data, jumlah Desa ODF di Kabupaten Kebumen, dalam kurun waktu tiga tahun terakhir, mengalami peningkatan.

Hingga 2020 ini, ada penambahan 48 desa, sehingga total ada 460 desa di Kabupaten Kebumen sudah ODF. Ini berarti, seluruh desa dan kelurahan di Kebumen sudah berstatus ODF.

"Besar harapan kami, seluruh masyarakat Kabupaten Kebumen sudah dapat 100 persen mengakses jamban sehat," katanya, Sabtu (7/11/2020).

Baca juga: Lagi Cari Pakan Ternak, Warga Jabres Kebumen Ini Kehilangan Handphone dan Uang Rp 1,5 Juta

Baca juga: Ganjar Temukan Fakta Jebolnya Tanggul Sungai di Kebumen: Ternyata Ada yang Sengaja Melubangi

Baca juga: Pemkab Kebumen Bakal Relokasi 8 Rumah di Kawasan Tanah Labil di Grenggeng Karanganyar

Baca juga: Terjaring Operasi Yustisia di Kebumen, Warga Tak Pakai Masker Disanksi Ajak 5 Orang untuk Patuhi 3M

Menurut dia, pencapaian ODF di Kabupaten Kebumen merupakan kerja bersama lintas sektor. Mulai dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) hingga pemerintah desa dan kelurahan, serta masyarakat yang mendukung terwujudnya desa dan kecamatan ODF.

Ia mengatakan, Pemkab Kebumen terus berkomitmen dalam pencapaian program 100-0-100, yakni pemenuhan 100 persen akses layak air minum, pengurangan kawasan kumuh menjadi 0 persen, dan pemenuhan 100 persen akses sanitasi layak pada tahun 2020.

Selain itu, selama kurun waktu tiga tahun terakhir, anggaran untuk program jambanisasi terus
mengalami peningkatan.

Terakhir, pada 2019, pihaknya menganggarkan Rp 4,923 miliar untuk membangun 1.641 unit jamban.

"Saya berharap, pascapenilaian kali ini, Kabupaten Kebumen dapat mendeklarasikan sebagai kabupaten ODF,"
katanya. (*)

Baca juga: Cegah Murid Bosan, Calon Guru Penggerak di Cilacap Manfaatkan Film dan Tik Tok sebagai Media Ajar

Baca juga: Ini Pesan Juru Kunci Gunung Merapi kepada Warga terkait Status Siaga Merapi

Baca juga: Jadi Korban Angin Ribut, 4 Warga Muntang Dapat Bantuan Atap Seng dari Satlantas Polres Purbalingga

Baca juga: Dorong Peningkatan Kualitas Gula Pengrajin, Pemkab Purbalingga Fasilitasi Dapur Sehat

Sumber: Tribun Banyumas
  • Berita Terkait :#Berita Kebumen
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved