Breaking News:

Berita Jateng

Tol Solo-Yogya Yang Terkoneksi hingga Cilacap Diharapkan Dongkrak Ekonomi Kawasan Selatan Jateng

Rencana proyek strategis nasional jalan tol Solo-Jogja disebut akan berpengaruh terhadap potensi perekonomian di Jawa Tengah.

Penulis: mamdukh adi priyanto
Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/Istimewa
Wakil Ketua Komisi D (Bidang Pembangunan) DPRD Jawa Tengah, Hadi Santoso. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Rencana proyek strategis nasional jalan tol Solo-Jogja disebut akan berpengaruh terhadap potensi perekonomian di Jawa Tengah.

Apalagi, jika tol yang juga melintasi Sukoharjo, Boyolali, dan Klaten ini dapat terkoneksi dengan proyek tol dari Banjar Patroman-Cilacap dan Pejagan Brebes- Cilacap. Hal tersebut dapat mendongkrak perekonomian kawasan selatan Jateng.

Hal tersebut diungkapkan Wakil Ketua Komisi D (Bidang Pembangunan) DPRD Jawa Tengah, Hadi Santoso, Sabtu (31/10/2020).

Sejauh ini, pembangunan infrastruktur pemerintah dinilai mengalami kesenjangan antara wilayah utara dan selatan. Pembangunan fokus di sisi utara sehingga 'njomplang'.

Akibatnya, sejumlah daerah di bagian selatan, angka kemiskinan cukup tinggi dibandingkan daerah di Pantura (pantai utara) Jateng.

"Mengintegrasikan sistem jaringan jalan tol Trans Jawa dengan jalur selatan bisa membangkitan ekonomi baru, nilainya sangat strategis. Maka, perlu dukungan berbagai kalangan," kata politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini.

Baca juga: Lokasi Proyek Tol Solo-Yogyakarta di Klaten Sudah Disetujui Gubernur Jateng, Bakal Lintasi 50 Desa

Baca juga: Proyek Tol Solo-Yogya Bakal Lewati Polda DIY dan Kampus UPN, Agustus Mulai Dipatok

Baca juga: Rencana Jalan Tol Solo Yogya akan Gusur Kantor Mapolda DIY, Begini Respon Kepolisian

Baca juga: Realisasi Pembangunan Tol Solo-Jogja, Ganjar: Mulai Dikerjakan November 2020 Mendatang

Tol Solo-Jogja yang pembangunan dimulai dalam waktu dekat ini, kata dia, bisa dijadikan embrio bangkitnya perekonomian wilayah selatan Jateng.

Nantinya, tol ini bakal tersambung hingga ke Bandara Yogyakarta Internasional Airport Kulonprogro. Hal itu dilakukan agar mampu mempercepat pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah dan DIY.

"Dalam dokumen Perpres No 58 Tahun 2017 tentang Proyek Strategis Nasional, awalnya tercantum hanya sepanjang 40,5 KM. Saat ini, diajukan diperpanjang menjadi 97 KM, sampai melewati Yogyakarta Internasional Airport," jelasnya.

Selain itu, pembangunan ini dinilai strategis lantaran menghubungkan tiga bandara internasional.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved