Pilkada Serentak 2020

Bawaslu Kabupaten Purbalingga: Simpatisan Bakal Paslon Masih Banyak yang Abai Protokol Kesehatan

Hasil pemantauan Bawaslu Kabupaten Purbalingga menemukan di luar gedung KPU terdapat beberapa simpatisan bakal paslon yang abai protokol kesehatan.

BAWASLU
ILUSTRASI - Logo Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURBALINGGA - Pendaftaraan bakal pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati di KPU Kabupaten Purbalingga telah usai.

Pendaftaran pada 4-9 September 2020 itu hanya terdapat dua bakal paslon yang mendaftar.

Yakni Dyah Hayuning Pratiwi (Tiwi)- Sudono (Dono) dan Muhamad Sulhan Fauzi (Oji)-Zaini Makarim Supriyatno (Jeni).

Sisi Barat Terminal Bobotsari Purbalingga Direvitalisasi Tahun Depan

Suroto Sebut Kesadaran Warga Gunakan Masker Masih Rendah di Purbalingga

Kajari Purbalingga: Perkara Pidana Kini Bisa Dihentikan Tanpa Proses Pengadilan

Selama proses pendaftaran di KPU, Bawaslu Kabupaten Purbalingga menyatakan secara umum kedua bakal paslon telah memenuhi protokol kesehatan.

Dimana keduanya sudah sesuai regulasi dan ketentuan yang telah disepakati saat pemberian arahan dalam teknikal metting sebelumnya.

Namun hasil pemantauan Bawaslu Kabupaten Purbalingga menemukan di luar gedung KPU terdapat beberapa simpatisan dari kedua bakal paslon yang abai protokol kesehatan.

"Kedua bakal paslon kalau di dalam gedung KPU telah sesuai protokol kesehatan sesuai regulasi yang disepakati."

"Namun di luar gedung KPU, para simpatisan ada yang tidak pakai masker," jelas Kordiv Pengawasan dan Hubal Bawaslu Kabupaten Purbalingga Misrad, kepada Tribunbanyumas.com, Selasa (8/9/2020).

Misrad menuturkan, selain abai protokol kesehatan, Bawaslu juga menemukan simpatisan dan kader dari kedua pihak saat mengantarkan Bapaslon melebihi kuota yang telah ditentukan.

Namun Bawaslu tidak bisa melarang para simpatisan maupun kadernya yang ikut mengantarkan bakal paslon yang mendaftar ke KPU.

"Kami tidak bisa menghentikan atau melarang para simpatisan mengantar kadernya pada pendaftaran," ujar dia.

28 SMP dan 109 SD Bakal Jadi Pilot Project KBM Tatap Muka di Cilacap

Satu Pelaku Ditangkap Polisi di Wangon Banyumas, Kasus Perampokan Pedagang Pasar Induk Ajibarang

Warga Getasan Semarang Bikin Gerakan Infak Sayur, Berharap Pembangunan Masjid Cepat Selesai

Menurut hasil pengamatannya, para kader maupun simpatisan yang ikut mengantarkan juga berkerumun di luar kantor KPU.

Fenomena tersebut, Bawaslu Kabupaten Purbalingga tidak bisa menyatakan hal itu adalah pelanggaran.

"Kami tidak bisa mengatakan pelanggaran."

Halaman
12
Sumber: Tribun Banyumas
  • Berita Terkait :#Pilkada Serentak 2020
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved