Breaking News:

Berita Jawa Tengah

Warga Getasan Semarang Bikin Gerakan Infak Sayur, Berharap Pembangunan Masjid Cepat Selesai

Ketua pembangunan Masjid Suciati Supriyo ITC, Masthurin Achmad mengatakan, gerakan donasi sayur telah dimulai sejak dua minggu ini di Getasan.

TRIBUN BANYUMAS/M NAFIUL HARIS
Gerakan infak sayur di Desa Wates, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang untuk membangun tempat ibadah, Selasa (8/9/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, UNGARAN - Gerakan warga Dusun Deplongan RT 01 RW 02 Desa Wates, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang dapat ditiru oleh daerah lain.

Untuk membangun sebuah tempat ibadah, warga setempat membuat gerakan infak sayur.

Ketua pembangunan Masjid Suciati Supriyo Islamic Training Center (ITC), Masthurin Achmad mengatakan, gerakan donasi sayur telah dimulai sejak dua minggu lalu.

Wallace Costa Dikabarkan Besok Rabu Sudah di Semarang, Dua Pemain Asing PSIS Segera Gabung Tim

Ini Pengalaman Finky Pasamba Latihan di Stadion Citarum Semarang: Saya Sempat Cedera Ringan

Masa Pendaftaran Calon Kepala Daerah Diperpanjang, KPU Kota Semarang: Karena Baru Satu Paslon

PSIS Kembali Berlatih di Stadion Citarum Semarang, Dragan: Pemain Punya Waktu Banyak Beristirahat

"Gerakan tersebut dilakukan untuk mempercepat pembangunan masjid yang ukurannya sekira 13x13 meter itu."

"Awal pembangunan sudah kami laksanakan sejak Februari 2019," terangnya kepada Tribunbanyumas.com, Selasa (8/9/2020).

Menurut Masthurin, dalam pembangunan masjid itu telah ada donatur utama dari Sleman Yogyakarta.

Tetapi warga mengadakan gerakan tersebut karena berharap masjid segera selesai.

Saat ini lanjutnya, proses pembangunan telah mencapai sekira 60 persen.

Ia menambahkan, konsep yang dijalankan warga sebenarnya sangat sederhana.

Yakni warga menyerahkan sayuran hasil panennya.

Halaman
123
Penulis: M Nafiul Haris
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved