Breaking News:

Rumah Pria yang Dituduh Dukun Santet di Bima Ini Dibakar Massa, Uang Rp 200 Juta Ikut Ludes

Rumah seorang kakek yang diduga dukun santer berinsial SJ (50) di Desa Sai, Kecamatan Soromandi, Bima, NTB, dibakar warga, Kamis (3/9/2020)

Kompas.com/Kasubsektor Soromandi Zulkifli
Suasana pascapembakaran rumah yang diduga dukun santet di Desa Sai, Bima, Kamis (3/9/2020) dini hari. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BIMA - Dituduh dukun santet, rumah seorang warga berinsial SJ (50) di Desa Sai, Kecamatan Soromandi, Bima, Nusa Tenggara Barat, dibakar warga, Kamis (3/9/2020).

Kebakaran juga menyebabkan uang Rp 200 juta yang tersimpan di rumah SJ hangus terbakar.

"Barang-barang yang rusak dan terbakar antara lain uang Rp 200 juta. Total kerugian Rp 250 juta," kata Kasub Sektor Soromandi Ipda Zulkifli melalui keterangan tertulis, Kamis.

Zulkifli menjelaskan, kejadian berawal saat SJ sedang berbaring di bawah kolong rumahnya, Kamis dini hari.

PDI Perjuangkan Usung Eri Cahyadi sebagai Pengganti Risma di Pilkada 2020 Surabaya

Polisi Gerebek Pesta Seks Sesama Jenis di Apartemen di Kuningan Jakarta Selatan

Alami Gejala Batuk Pilek Seusai Resepsi, Pasangan Pengantin di Karanganyar Ini Positif Covid-19

Korban kemudian melihat dua orang yang tidak dikenal datang dengan wajah ditutup sarung.

Pada saat itu, korban langsung menegur dengan menggunkan bahasa Bima untuk menanyakan identitas kedua orang tersebut.

Namun, tidak ada jawaban. Selang beberapa menit, sekitar 50 orang datang menghampiri dan melempari rumah SJ sambil mengeluarkan kata-kata kotor.

Melihat banyak orang datang menyerang kediamannya, SJ membawa serta keluarganya lari menyelamatkan diri ke Dusun Riando.

Saat itu, puluhan warga membakar rumah SJ. Polisi yang mendapat informasi kemudian mendatangi lokasi.

Ingin Pulihkan Ekonomi Akibat Wabah Covid-19, Pemkab Banyumas Berencana Utang Rp 200 Miliar ke Pusat

Jajaki dengan Pemilik Lahan di DAS Cijalu, Pemkab Cilacap Ingin Bikin Wisata Terpadu di Majenang

Larung Kepala Kerbau di Klidanglor Batang Tahun Ini Digelar Tanpa Wayangan

Untuk menghindari amukan massa, anggota Subsektor Soromandi telah mengantar korban beserta Istri dan anaknya, ke rumah keluarga di desa lain.

Polisi hingga saat ini masih menyelidiki kasus tersebut.  Zulkifli mengimbau kepada warga Soromandi agar bijak dalam menerima informasi yang belum pasti kebenarannya.

"Hilangkan kebiasaan main hakim sendiri. Mari sama-sama kita jaga situasi kamtibmas di wilayah Soromandi agar senantiasa aman terkendali jelang pilkada damai di daerah kita tercinta," kata Zulkifli. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Dituduh Dukun Santet, Rumah Kakek Dibakar 50 Warga, Uang Rp 200 Juta Ikut Terbakar". 

Editor: rika irawati
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved