Breaking News:

Berita Pendidikan

Hoaks Uang Pangkal Rp 87 Miliar yang Viral di Twitter, Rektor Undip: Kami Bawa ke Ranah Hukum

Langkah hukum diperlukan Undip Semarang agar diperoleh kepastian yang sesungguhnya terkait penyebaran berita bohong di media sosial dan media massa.

Penulis: Muhammad Sholekan
Editor: deni setiawan
TRIBUN BANYUMAS/MUHAMMAD SHOLEKAN
Gedung Widya Puraya, Rektorat Undip, Kampus Tembalang, Kota Semarang. 

Dia mengungkapkan, apalagi ada kecurigaan tentang upaya mendiskreditkan Undip sebagai suatu institusi pendidikan.

“Kami tidak bisa menduga-duga."

"Karena ini negara hukum, yang terbaik adalah dilakukan proses hukum supaya semuanya menjadi terang benderang," ungkapnya.

Tim Hukum Undip yang didukung para ahli IT dan ahli komunikasi sudah melakukan pengkajian dan analisis.

Mengenang Oey Kim Tjin, Warga Cilacap Pembawa Dokumen Negara saat Ibukota Boyongan ke Yogyakarta

PT KAI Daop V Purwokerto Kembali Tambah Jadwal Perjalanan Kereta Api, Ini Daftar Lengkapnya

Mulai Pekan Depan Digelar Lebih Masif, Ini Sasaran dan Sanksi Operasi Protokol Kesehatan di Tegal

Setelah itu juga memberikan rekomendasi langkah yang perlu diambil universitas sebagai institusi menghadapi tindakan penyebaran hoaks yang merugikan nama lembaga.

Prof Yos memastikan arah rekomendasinya sudah jelas, yaitu memproses secara hukum.

“Kami tidak akan diam saja."

"Ini masalah serius, tidak boleh orang bermain-main sesukanya."

"Kalau dibiarkan, bukan hanya Undip yang dirugikan."

"Semua juga akan dirugikan,” katanya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved