Berita Banjarnegara
Jalan Rusak Parah, Mobil Rombongan Bupati Banjarnegara Harus Kandas Lintasi Jalur Ekstrem Simego
Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono meninjau langsung kondisi jalan perbatasan Plorengan hingga batas Pekalongan di Simego, Minggu (9/8/2020).
Penulis: khoirul muzaki | Editor: deni setiawan
TRIBUNBANYUMAS.COM, BANJARNEGARA - Jalur menuju Kabupaten Pekalongan yang melewati Desa Plorengan, Kecamatan Kalibening, Kabupaten Banjarnegara melalui Simego segera dibangun pada awal 2021.
Kepastian tersebut disampaikan Bupati Banjarnegara, Budhi Sarwono saat meninjau langsung kondisi jalan perbatasan Plorengan hingga batas Pekalongan di Simego, Minggu (9/8/2020).
Sepanjang jalan itu kondisinya rusak parah, dengan batu-batu besar yang membahayakan pengguna jalan.
• Santri Ponpes Jadi Pahlawan Masker di Era New Normal, Impian Gus Khayat Dimulai di Banjarnegara
• Petani Salak Desa Clapar Makin Mudah Nglangsir Hasil Panen, JUT Diresmikan Bupati Banjarnegara
• Jalan Brobahan Kranji Purwokerto Masih Ditutup, Lockdown Sementara Berlaku 14 Hari
Sebenarnya ada jalan setapak yang dibeton warga selebar setengah meter di tepi jalan.
Jalan itu sekadar untuk akses sepeda motor atau pejalan kaki.
Tetapi kondisinya pun telah rusak.
Beberapa mobil rombongan Bupati Banjarnegara bahkan kandas di jalan itu.
Mobil tak kuat merayap di tanjakan yang ekstrem dan berbatu serta berlubang itu.
Budhi prihatin dengan kondisi jalan tersebut.
Dia mengaku telah memikirkan nasib jalan ini sejak awal tahun ini.
Tetapi karena fokus pihaknya tersita untuk penanganan virus corona, mau tak mau pembangunan jalan di jalur tersebut tertunda.
"Kami prihatin, mengapa masih ada rakyat saya yang belum merdeka."
"Dengan kondisi jalan seperti ini kan bahaya sekali."
"Bagaimana caranya anak-anak ke sekolah?"
"Lalu petani dan bisa mengangkut hasilnya ke kota, dan ibu-ibu yang hendak melahirkan," katanya kepada Tribunbanyumas.com, Senin (10/8/2020).
Dia meminta warga untuk bersabar.
• Peserta Upacara HUT ke 75 Dibatasi Hanya 30 Orang, Digelar Sederhana di Banyumas
• Emak-emak Histeris dan Nyaris Pingsan, Diduga Malu Terjaring Razia Masker Satpol PP Kota Semarang
• Tujuh Pokdakan Kabupaten Banyumas Terima Bantuan Pakan Ikan
Awal tahun depan, pihaknya meyakinkan bila Pemkab Banjarnegara akan mulai membangun jalan tersebut.
Budhi Sarwono juga mengharapkan Pemkab Pekalongan menyambut pembangunan jalan hingga perbatasan dua kabupaten tersebut.
Yakni dengan membuat jalan yang bagus mulai dari Simego.
Dia melihat banyak potensi di sepanjang jalan itu, khususnya potensi wisata.
Setelah jalan bagus, pemerintah atau masyarakat bisa menyambutnya dengan membangun rest area, atau wana wisata hutan pinus yang bisa menarik wisatawan.
"Insya Allah jika Pekalongan menyambut, ke depan ini jadi jalur wisata yang tak kalah dengan jalan Bitingan Banjarnegara-Sigemplong Batang," katanya.
Kabid Bina Marga DPUPR Kabupaten Banjarnegara, M Arqom al Fahmi menerangkan, jalan Plorengan-Simego sepanjang 5 kilometer dan lebar 4 meter siap dibangun pada 2021.
Sebenarnya, kata dia, pada tahun ini, pihaknya sudah menganggarkan Rp 3 miliar untuk menangani jalan sepanjang 2,8 kilometer.
Tetapi berhubung ada wabah Covid 19, pembanguhan itu tertunda dan diusulkan lagi di tahun berikutnya.
"Sehingga di tahun depan total 5 kilometer dianggarkan Rp 12 miliar."
"Dengan agregat 2 lapis, 10 sentimeter," imbuhnya kepada Tribunbanyumas.com, Senin (10/8/2020).
Camat Kalibening, Waris Budi Rahayu mengapresiasi rencana pembangunan infrastruktur di wilayahnya.
Jalan ini sangat penting bagi warga karena merupakan akses tercepat menuju Pekalongan dan sekitarnya.
Begitupun sebaliknya dari arah Pekalongan.
"Kami juga optimis Ini akan jadi jalur favorit juga ke Dieng," harapnya. (Khoirul Muzakki)
• Sanksi Bagi Warga Tidak Gunakan Masker Diterapkan di Jateng, Ganjar Sudah Keluarkan Pergub
• KIT Batang Bakal Butuh Ribuan Tenaga Kerja, Kades Mulai Diminta Data Calon Pekerja
• Festival Bahari Jazz Digelar Desember, Selama Sebulan di Pantai Alam Indah Kota Tegal