Teror Virus Corona

Jalan Brobahan Kranji Purwokerto Masih Ditutup, Lockdown Sementara Berlaku 14 Hari

Petugas Dinkes Kabupaten Banyumas hingga saat ini juga masih menunggu hasil swab dari beberapa orang yang telah diperiksa di Kelurahan Kranji.

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: deni setiawan
TRIBUN BANYUMAS/PERMATA PUTRA SEJATI
Seseorang sedang melintasi portal Jalan Brobahan, Kelurahan Kranji, Purwokerto Timur yang masih ditutup setelah satu orang meninggal dunia akibat terkonfirmasi Covid-19, Senin (10/8/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Warga Jalan Brobahan, Kelurahan Kranji, Purwokerto Timur masih terlihat memberlakukan lockdown atau karantina wilayah setelah satu orang warganya meninggal akibat Covid-19.

Petugas Dinkes Kabupaten Banyumas hingga saat ini juga masih menunggu hasil swab dari beberapa orang yang telah diperiksa.

"Kami sudah melakukan tes swab terhadap 111 orang di wilayah Brobahan."

"Namun sampai sekarang hasilnya belum keluar," ujar Kepala Dinkes Kabupaten Banyumas, Sadiyanto kepada Tribunbanyumas.com, Senin (10/8/2020).

Tujuh Pokdakan Kabupaten Banyumas Terima Bantuan Pakan Ikan

Peserta Upacara HUT ke 75 Dibatasi Hanya 30 Orang, Digelar Sederhana di Banyumas

Lockdown Sementara, Satu RT di Kampung Kranji Purwokerto, Ada Pasien Meninggal Karena Covid-19

Diapresiasi Kemendagri, Fasilitas Penukaran Uang Steril di Pasar Manis Purwokerto

Pihaknya mengatakan, jika pasien Covid-19 yang meninggal di Brobahan tidak ada gejala berat.

Kasus itu hampir sama seperti pasien pekerja sosial di Dinsospermades Kabupaten Banyumas yang juga meninggal karena Covid-19.

Menurutnya, akhir-akhir ini pasien yang meninggal tidak ada gejala berat dan penyakit penyerta.

Maka dari itu dia berharap agar masyarakat tetap patuhi protokol kesehatan.

Terlihat pintu masuk jalan Brobahan masih diportal dan memberlakukan lockdown serta dijaga oleh dua petugas keamanan dari Linmas.

Seorang anggota Linmas, Niswan mengatakan, jika wilayah tersebut akan ditutup selama 14 hari.

Wilayah Brobahan dijaga secara bergantian, dimana shift pertama pada pukul 07.00 hingga pukul 15.00.

Kemudian berlanjut pada pukul 23.00 hingga pukul 07.00.

Penyebab Lockdown Micro di Kranji Banyumas

Sebelumnya telah diberitakan, pasien terkonfirmasi positif Covid-19 yang meninggal dunia di Kabupaten Banyumas, bertambah.

Halaman
123
Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved