Berita Banyumas

Diapresiasi Kemendagri, Fasilitas Penukaran Uang Steril di Pasar Manis Purwokerto

Sekda Kabupaten Banyumas, Wahyu Budi Saptono menegaskan, jika sejak pandemi Covid-19 beberapa pasar tradisional sudah menerapkan protokol kesehatan.

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: deni setiawan
TRIBUN BANYUMAS/PERMATA PUTRA SEJATI
Kepala Pusat Litbang Inovasi Daerah Kemendagri, Matheos Tan menyaksikan fasilitas penukaran uang steril saat kunjungan di Pasar Manis di Jalan Jend Gatot Soebroto Purwokerto, Jumat (7/8/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Mendapat penghargaan sebagai pasar-tradisional' title=' pasar tradisional'> pasar tradisional paling inovatif dalam menerapkan protokol Covid-19, Pasar Manis Purwokerto mendapat apresiasi dari Kepala Pusat Litbang Inovasi Daerah Kemendagri, Matheos Tan.

Hal itu diungkapkannya pada saat melakukan kunjungan ke Pasar Manis yang berada di Jalan Jend Gatot Soebroto Purwokerto, Jumat (7/8/2020).

Kedatangan tim dari Kemendagri ini merupakan monitoring fasilitas publik milik Pemkab Banyumas.

Laporan Bank Indonesia: Deflasi Purwokerto dan Cilacap Terendah di Jawa Tengah

Layanan Rapid Test Mulai Pukul 07.00 di Stasiun Purwokerto, Calon Penumpang Cukup Bayar Rp 85 Ribu

Warga Boleh Gelar Hajatan di Banyumas, Tapi Diminta Patuhi Aturan Berikut Ini

Diskon 17 Persen Kirim Barang Gunakan Rail Express, Berlaku Hingga 31 Agustus 2020

"Kami ke sini melihat langsung sejauhmana penerapan protokol kesehatan di Pasar Manis Purwokerto."

"Yang menarik adalah penukaran uang steril."

"Menurut kami ini jarang dilakukan oleh pengelola pasar," ujarnya kepada Tribunbanyumas.com, Jumat (7/8/2020).

Pihaknya sangat mengapresiasi karena di Pasar Manis Purwokerto sudah bisa transaksi nontunai dan sudah bisa belanja secara online.

Saat kunjungan, Matheos didampingi pula oleh Sekda Kabupaten Banyumas Wahyu Budi Saptono serta beberapa pejabat Pemkab Banyumas.

Dengan adanya penukaran uang steril ini bisa membantu pencegahan penularan Cvid-19.

Karena salah satu media penularannya melalui uang yang berpindah tangan dari satu orang ke orang lainnya. 

Pihaknya meminta agar inovasi tersebut bisa dilakukan di pasar lainnya yang ada di Kabupaten Banyumas.

"Ini akan lebih baik lagi jika bisa diterapkan di pasar lainnya."

"Daerah lain juga bisa mencontoh inovasi ini sebagai upaya pencegahan penularan Covid-19," tambahnya.

Sementara itu Sekda Kabupaten Banyumas, Wahyu Budi Saptono menegaskan, jika sejak pandemi Covid-19 beberapa pasar-tradisional' title=' pasar tradisional'> pasar tradisional sudah menerapkan protokol kesehatan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved