Berita Purbalingga

Mengenang Masa Kejayaan Pabrik Tembakau di Purbalingga, Upah Karyawan GMIT Lebihi Gaji PNS

Satu di antara pabrik yang pernah mengolah tembakau dan berjaya saat itu adalah PT Gading Mas Indonesian Tobbaco (GMIT) dan kini jadi kenangan.

TRIBUN BANYUMAS/RAHDYAN TRIJOKO PAMUNGKAS
Peluncuran buku berjudul Tembakau yang diselenggarakan di Operation Room Graha Adiguna Kabupaten Purbalingga, Kamis (23/7/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PURBALINGGA - Kabupaten Purbalingga menyimpan sejarah industri tembakau di Indonesia.

Tembakau di kabupaten yang terletak di kaki Gunung Slamet itu pernah berjaya.

Hasil tembakaunya bahkan pernah dikirim ke berbagai negara di Eropa.

Satu di antara pabrik yang pernah mengolah tembakau dan berjaya saat itu adalah PT Gading Mas Indonesian Tobbaco (GMIT).

Bupati Purbalingga: BPD Harus Lebih Cermati Dana Desa, Rawan Risiko Penyelewengan

Silakan Warga Lapor Jika Terjadi Pelanggaran Pilkada, Bawaslu Purbalingga Buka 258 Posko Pengaduan

Perda RTRW Purbalingga Ditarget Selesai Akhir Juli, Pekerjaan Lain DPUPR Sudah Clear

Pak RT Minta Pemkab Purbalingga Alihkan Haknya untuk Keluarga Atun: Rumahnya Lebih Layak Dibedah

Pabrik itu terletak di tengah perkotaan di Purbalingga, atau tepatnya di Kandanggampang yang saat ini menjadi pabrik rambut palsu.

PT GMIT atau Gemit yang sering disebut masyarakat sekitar pabrik memperoduksi cerutu.

Bambang Sarwono (70) adalah satu di antara mantan karyawan yang pernah merasakan kejayaan GMIT.

Menurutnya, GMIT merupakan perusahaan nasionalisasi sekira 1963 silam.

Perusahaan tersebut merupakan hasil joint venture antara Belgia dan Indonesia.

"Kalau dari Indonesia yang mewakili nasionalisasi Ibnu Sutowo mantan Direktur PT Pertamina," tutur dia seusai peluncuran buku berjudul Tembakau.

Peluncuran buku itu digelar di Operation Room Graha Adiguna Kabupaten Purbalingga, Kamis (23/7/2020).

Menurutnya, cerutu racikan GIMT tersebut dipasarkan di Bremen Jerman.

Bahkan cerutu itu dipasarkan sejak zaman era kolonial dimana perusahaan masih bernama NV Tabak Export And Import Co.

"Ada tiga jenis tembakau yaitu Na-Oogst yang digunakan cerutu."

"Voor Oogst untuk rokok kretek, dan Virginia untuk rokok putih."

Halaman
1234
Sumber: Tribun Banyumas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved