Pilkada Serentak 2020
Samakan Pilkada Serentak dengan Padat Karya, Mendagri Tito: Bisa Jadi Stimulus Perekonomian Daerah
Mendagri Tito: Pilkada Serentak Bisa Jadi Stimulus Ekonomi Daerah di Tengah Pandemi Corona. Ini sama dengan program padat karya
Tito pun menegaskan, tidak akan ada anggaran pilkada yang dialihkan untuk penanganan Covid-19.
Menurut Tito, saat ini terdapat sisa anggaran pilkada 2020 senilai Rp 9,1 triliun dari total pagu anggaran pilkada Rp15 triliun.
Sebanyak Rp5,9 triliun sisanya sudah digunakan untuk lima tahapan pilkada sebelum masa pandemi Covid-19.
"Mendagri dan Menteri Keuangan (Sri Mulyani Indrawati) langsung keluarkan peraturan untuk Rp9,1 triliun, untuk tahapan selanjutnya itu di-freeze (dibekukan), tidak boleh digunakan, termasuk tidak boleh untuk Covid-19," ujar Tito Karnavian. (*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Mendagri Sebut Pilkada di Tengah Wabah Bisa Jadi Stimulus Ekonomi
• Istana Akhirnya Buka Suara soal Penyerang Novel Dituntut Ringan, Donny: Presiden Tak Bisa . . .
• Celeng Aneh di Banyumas Dipindahkan ke Tempat Rahasia, Kades Pekuncen: Tak Perlu ke Sini Lagi
• Owabong Rugi Rp25 Miliar, Tiga Bulan Tutup Selama Pandemi Covid-19: Segera Simulasi New Normal
• Server PPDB Online Jateng Sulit Diakses, Ganjar: Kuoata Habis, Saya Minta Kemendagri Menambahi