Pilkada Serentak 2020

Samakan Pilkada Serentak dengan Padat Karya, Mendagri Tito: Bisa Jadi Stimulus Perekonomian Daerah

Mendagri Tito: Pilkada Serentak Bisa Jadi Stimulus Ekonomi Daerah di Tengah Pandemi Corona. Ini sama dengan program padat karya

Tribun Jateng/Hermawan Handaka
Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian mengumpulkan sebanyak 1.000 lebih kepala desa dan camat Se-Jawa Tengah terkait pengawasan dan pengelolaan dana desa dalam rapat kerja "Percepatan Penyaluran Dan Pemanfaatan Dana Desa Dalam Menopang Ketahanan Sosial Ekonomi Masyarakat" tahun 2020 di Holy Stadium Marina, Semarang, Jawa Tengah, Selasa (18/02/20). Tito mengatakan, pelaksanaan Pilkada Serentak 2020 sama seperti padat karya, yang bisa menjadi stimulus perekonomian daerah di tengah pandemi corona. 

Tito pun menegaskan, tidak akan ada anggaran pilkada yang dialihkan untuk penanganan Covid-19.

Menurut Tito, saat ini terdapat sisa anggaran pilkada 2020 senilai Rp 9,1 triliun dari total pagu anggaran pilkada Rp15 triliun.

Sebanyak Rp5,9 triliun sisanya sudah digunakan untuk lima tahapan pilkada sebelum masa pandemi Covid-19.

"Mendagri dan Menteri Keuangan (Sri Mulyani Indrawati) langsung keluarkan peraturan untuk Rp9,1 triliun, untuk tahapan selanjutnya itu di-freeze (dibekukan), tidak boleh digunakan, termasuk tidak boleh untuk Covid-19," ujar Tito Karnavian. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Mendagri Sebut Pilkada di Tengah Wabah Bisa Jadi Stimulus Ekonomi

Istana Akhirnya Buka Suara soal Penyerang Novel Dituntut Ringan, Donny: Presiden Tak Bisa . . .

Celeng Aneh di Banyumas Dipindahkan ke Tempat Rahasia, Kades Pekuncen: Tak Perlu ke Sini Lagi

Owabong Rugi Rp25 Miliar, Tiga Bulan Tutup Selama Pandemi Covid-19: Segera Simulasi New Normal

Server PPDB Online Jateng Sulit Diakses, Ganjar: Kuoata Habis, Saya Minta Kemendagri Menambahi

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved