Sabtu, 25 April 2026

Berita Ekonomi Bisnis

Alhamdulillah, Harga Telur Bebek Mulai Naik, Berangsur Normal Pasca PSBB Kota Tegal

Menjadi kebahagian tersendiri bagi para peternak dan pengepul telur bebek di Kelurahan Pesurungan Lor, Kecamatan Margadana, Kota Tegal di situasi ini.

TRIBUN BANYUMAS/FAJAR BAHRUDDIN ACHMAD
Seorang pengepul telur bebek di Kelurahan Pesurunganlor, Kecamatan Margadana, Kota Tegal, sedang merapihkan telur bebek yang dibeli dari peternak, Senin (8/6/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, TEGAL - Berlangsungnya new normal atau tatanan hidup baru di Kota Tegal menjadi kebahagian tersendiri bagi para peternak dan pengepul telur bebek di Kelurahan Pesurungan Lor, Kecamatan Margadana, Kota Tegal.

Aktivitas jual beli telur bebek yang sempat terhenti karena aturan dalam Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), mulai kembali normal.

Sebelumnya semasa PSBB, para pengrajin telur asin berhenti membeli telur bebek karena khawatir tidak laku terjual.

Ini Jadwal PPDB SD dan SMP di Kota Semarang, Begini Syarat dan Cara Mendaftarnya

Kisah Sukses Supriyanti Bikin Pot Emoticon di Banjarnegara: Saya Tak Mau Frustasi Akibat Covid-19

Pasar Mangkang Semarang Ditutup Tiga Hari, Disdag: Hasil Swab Test, Pedagang Positif Covid-19

Salatiga Zona Merah Covid-19, DKK Bakal Rapid Test 2.800 Warga Secara Acak

Para pedagang martabak juga mengurangi stok pembelian karena dalam aturan PSBB hanya diperbolehkan berdagang hingga pukul 20.00.

Kemudian distribusi telur bebek ke DKI Jakarta juga terhenti karena adanya pemberlakuan PSBB.

Seorang pengepul telur asin, Dairoh (44) mengatakan, aktivitas jual beli telur bebek kembali normal sejak PSBB di Kota Tegal berakhir, pada Jumat (22/5/2020).

Pemesan telur bebek dari pengrajin telur asin dan pedagang martabak mulai ramai lagi.

"Alhamdulillah sudah ada kemajuan."

"Penjualan mulai normal, harga dari telur sudah naik."

"Kini tidak bingung seperti kemarin- kemarin saat masih PSBB," kata Dairoh kepada Tribunbanyumas.com, Senin (8/6/2020).

Dairoh mengatakan, harga telur bebek besar saat ini dari peternak Rp 1.650 per butir.

Kemudian dijual kembali ke pengrajin atau pedagang seharga Rp 1.850 per butir.

Sementara saat PSBB, harga telur bebek besar dari peternak Rp 1.350 per butir.

Dijual hanya paling tinggi seharga Rp 1.550 per butir.

Dairoh mengatakan, jumlah penjualan telur bebek per harinya pun meningkat.

Korban Ditemukan Nelayan di Pantai Karangbolong Cilacap, Pencarian Pemuda Warga Kawunganten

Aksi Dedi Mulyadi Jadi Viral, Mentan Lagi Berpidato, Suguhan Tamu Diambil, Diberikan Kepada Petani

Tiga Kecamatan Kasus Tertinggi DBD di Banyumas, Dinkes: Total 209 Kasus Hingga Awal Juni

Begini Penjelasan Kemenag Soal Dana Bipih Jamaah Haji Asal Banyumas

Semasa PSBB, dalam dua hari ia baru bisa menjual sebanyak 5.000 telur bebek.

Saat ini sehari bisa dihitung, sekira 3.500 sampai 5.000 telur bebek.

Sementara untuk penjualan normal sebelum ada pandemi Covid-19, menurut Dairoh, sehari mencapai 5.000 sampai 6.000 telur.

"Saat PSBB pengrajin telur asin mau ambil takut tidak laku."

"Penjual martabak sekarang juga sudah mulai jualan lagi."

"Dulu baru buka terus mau melayani, pukul 20.00 sudah disuruh tutup," ungkapnya.

Ungkapan kebahagiaan itu juga disampaikan oleh Latifah (44), peternak bebek di Kelurahan Pesurungan Lor.

Latifah mengatakan, meski perubahannya sedikit demi sedikit.

Namun ia senang harga telur bebek sudah mulai naik.

"Alhamdulillah ada perubahan."

"Mungkin karena pengaruh berakhir PSBB."

"Penginnya semoga lancar terus," katanya.

Beberapa warga memilah telur bebek di Kelurahan Pesurunganlor, Kecamatan Margadana, Kota Tegal, yang dibeli dari peternak, Senin (8/6/2020).
Beberapa warga memilah telur bebek di Kelurahan Pesurunganlor, Kecamatan Margadana, Kota Tegal, yang dibeli dari peternak, Senin (8/6/2020). (TRIBUN BANYUMAS/FAJAR BAHRUDDIN ACHMAD)

Latifah mengatakan, ia menjual telur bebek ke pengepul saat ini Rp 1.650 per butir.

Saat PSBB harga telur bebek Rp 1.350 per butir.

Sementara harga normal sebelum pandemi Covid-19, menurut Latifah, sekira Rp 1.800 sampai Rp 2.000 per butir.

"Saya berharap semua kembali seperti semula, corona juga cepat berakhir."

"Biar sama- sama enak, usaha semua lancar," harapnya.

Meski harga telur bebek meningkat, namun produktivitas bebek petelur justru menurun.

Menurut Latifah, hal itu lantaran karena kebiasaan seusai Idulfitri bebek diberi makan ikan freezer.

Ia mengatakan, kebiasaan peternak menjelang Lebaran membeli persedian ikan untuk dua minggu seusai Lebaran.

"Kalau komposisi makanan seperti biasa, bekatul, ikan, dan nasi aking."

"Ini ada penurunan. Karena biasanya pakai ikan segar, ini dua minggu pakainya ikan beku," jelasnya. (Fajar Bahruddin Achmad)

187 Pekerja Korban PHK, 5.613 Dirumahkan, Selama Pandemi Covid-19 di Banyumas

Kapan Objek Wisata Dibuka? Bupati Banyumas: Bertahap, Setelah Semua Tempat Ibadah Patuh Aturan

Begini Cara Urus Surat Keterangan Bebas Covid-19, Berikut Biaya Mandiri di Rumah Sakit

Polisi Tangkap Dua Pelaku Penyebar Isu Pocong di Purbalingga, Katanya Mereka Cuma Iseng

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved