Teror Virus Corona
KABAR BAIK Hari Ini, Achmad Yurianto: Sehari 486 Pasien Sembuh Covid-19
Pemerintah mengonfirmasi penambahan pasien Covid-19 sembuh, hingga Kamis (4/6/2020), yakni sebanyak 486 orang.
TRIBUNBANYUMAS.COM, JAKARTA - Kabar baik datang dari data update kasus virus corona (Covid-19) di Indonesia.
Pemerintah mengonfirmasi penambahan pasien Covid-19 sembuh, hingga Kamis (4/6/2020), yakni sebanyak 486 orang.
Dengan demikian, total pasien sembuh kini berjumlah 8.892 orang.
• Doni Monardo: Silakan Daerah Berzona Kuning Terapkan New Normal
• Masuk Jakarta Tanpa SIKM, 20 Pekerja Bangunan Asal Tegal dan Banyumas Terancam Bayar Rp 1,2 Juta
• DPRD Tuding Pemkab Semarang Lalai, Hilangnya Rp 10 Miliar Bansos Pemprov Jateng, Sekda Jawab Begini
• Diduga Langgar Kode Etik, ASN Pemkab Purbalingga Laporkan Bawaslu ke DKPP
"Akumulasi penambahan kasus sembuh 486 orang."
"Sehingga menjadi 8.892 orang," kata Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto di Jakarta, Kamis (4/6/2020).
Namun, hingga saat ini juga masih terjadi penambahan pasien baru yang dinyatakan positif Covid-19, yakni sebanyak 585 orang.
Maka, kini total jumlah pasien Covid-19 mencapai 28.818 orang.
Dari seluruh kasus positif Covid-19 itu, kasus kematian bertambah 23 sehingga totalnya menjadi 1.721 orang.
Yurianto menambahkan, saat ini sebanyak 47.373 orang dalam pemantauan (ODP) dan 13.416 pasien dalam pengawasan (PDP) masih dipantau pemerintah.
Kasus Covid-19, dikatakan Yurianto, telah menyebar di 418 kabupaten/kota di 34 provinsi.
New Normal di Zona Kuning Covid-19
Di sisi lain, Pemerintah Pusat juga telah membuka kesempatan kepada daerah-daerah yang kini berstatus zona kuning Covid-19.
Artinya, tak sekadar wilayah berzona putih yang dapat mempersiapkan diri menuju fase new normal atau kenormalan baru di Indonesia.
Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Doni Monardo telah mempersilakan pemerintah di daerah berstatus zona kuning untuk segera menerapkan fase new normal.
Sebab, daerah dengan status kuning dinilai memiliki tingkat penularan rendah.
"Daerah-daerah yang telah statusnya menjadi kuning, risikonya rendah."
"Silakan saja untuk melanjutkan menuju kepada normal baru atau new normal," kata Doni seusai rapat kabinet terbatas bersama Presiden Joko Widodo, Kamis (4/6/2020).
Namun, Doni juga mengingatkan daerah yang masih berstatus zona merah untuk tidak terburu-buru menerapkan fase new normal.
Sebab, hal itu justru bisa memperparah kondisi penularan virus corona.
Doni mengatakan, setiap daerah memiliki karakteristik yang berbeda sehingga fase new normal diterapkan berdasar keadaan di daerah masing-masing.
Doni pun senang kini setiap daerah berlomba-lomba menekan penyebaran virus corona agar segera bisa masuk ke fase new normal.
"Kami lihat ada kompetisi di tengah-tengah masyarakat agar mereka semuanya bersatu padu untuk menjaga daerahnya masing-masing," kata Doni.
Namun, Doni juga menegaskan, suatu daerah wajib melakukan sosialisasi dan edukasi ke masyarakat sebelum menerapkan new normal atau normal baru.
Hal ini agar masyarakat tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan saat beraktivitas di luar rumah. (*)
Artikel ini telah tayang sebelumnya di Kompas.com berjudul "UPDATE 4 Juni: Tambah 486, Pasien Sembuh dari Covid-19 Jadi 8.892"
• Teror Pocong di Purbalingga Belum Berakhir, Kali Ini Warga Desa Munjul Temukan Kain Kafan di Jalan
• Pencabulan Anak Bawah Umur di Banyumas, Organ Vital Mereka Diraba-raba Pelaku Saat Mandi di Sungai
• Warga Tiga RT Kelurahan Bobosan Purwokerto Diduga Terserang Chikungunya
• Awas Kanker Perut, Jarang Diketahui Tapi Menyakitkan, Kenali Penyebab dan Gejalanya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/update-covid-19-kamis-4-juni-2020.jpg)