Jangkung Kaget Angkringannya Buka Sudah Ada Spanduk Protes BEM UMK
Tiga spanduk protes BEM UMK terpasang di JPO Alun-alun Kudus, Minggu (14/6). Pedagang angkringan menyebut spanduk dipasang siang hari.
Penulis: Rifqi Gozali | Editor: Daniel Ari Purnomo
Ringkasan Berita:
- BEM Universitas Muria Kudus (UMK) memasang tiga spanduk protes di Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Alun-alun Simpang Tujuh Kudus pada Minggu (14/6/2026).
- Spanduk berlatar putih dengan tulisan merah hitam itu dibebani botol air mineral.
- Isinya menyentil anggota DPRD hingga menyuruh warga membunyikan klakson.
- Pedagang angkringan sekitar, Jangkung, menyebut spanduk itu dipasang antara pukul 01.00 hingga 16.00 WIB. BEM UMK telah membenarkan hal ini.
TRIBUNBANYUMAS.COM, KUDUS - Spanduk bernada protes terpasang membentang di Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di kawasan Alun-alun Simpang Tujuh Kudus, Minggu (14/6/2026).
Menariknya, spanduk tersebut menggantung di bawah JPO dengan menggunakan bandulan botol air mineral sebagai alat pemberat.
Berdasarkan pantauan di lokasi kejadian, setidaknya ada tiga spanduk berlatar warna putih yang terpasang.
Baca juga: Aliansi BEM Banyumas Raya Susun Kekuatan Siap Turun ke Jalan, Soroti Harga BBM Hingga Rupiah Melemah
Tulisan pada spanduk tersebut menggunakan warna hitam dan merah.
Spanduk yang ukurannya paling besar bertuliskan: "Indonesia tidak baik-baik saja. Wakil rakyat kita ke mana? #BEM UMK Melawan. DPRD ke mana? Halo bapak/ibu dewan. R Sutopo ke mana?".
Kemudian, spanduk kedua dengan ukuran lebih kecil memuat tulisan: "Bunyikan klakson jika muak dengan pemerintah!!! #BEM UMK.".
Sementara itu, spanduk ketiga dengan ukuran yang sama dengan spanduk kedua, memuat tulisan: "Kudus sehat atau Kudus cantik.".
Salah seorang pedagang angkringan yang berjualan di sekitar lokasi dipasangnya spanduk, Jangkung, mengaku tidak tahu persis kapan spanduk itu dipasang. Yang pasti, saat semalam Jangkung mengakhiri jualan angkringannya sekitar pukul 01.00 dini hari, spanduk protes itu terpantau belum terpasang di lokasi.
Namun, saat sore harinya sekitar pukul 16.00 WIB, ketika Jangkung hendak mengawali jualan dengan menata gerobak dan sejumlah dagangan, tiga spanduk tersebut ternyata sudah terpasang.
"Sore tadi sudah terpasang semua tiga-tiganya," kata Jangkung.
Jangkung juga memastikan bahwa dirinya tidak tahu persis siapa oknum yang memasang rentetan spanduk tersebut.
Di dalam tulisan spanduk tersebut, secara spesifik juga terdapat tagar yang mencatut nama BEM UMK.
Dikonfirmasi terkait hal ini, Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Muria Kudus (UMK), Nurrohmah Tanaya, secara langsung membenarkan bahwa spanduk protes tersebut memang sengaja dipasang oleh pihaknya. (Goz)
| Serunya Nobar Piala Dunia Brasil vs Maroko di Alun-alun Kudus: Datang Usai Subuh, Bisa Pilih Karpet |
|
|---|
| CFN Kudus Kembali Digelar, Beri Hiburan Rakyat Sekaligus Dorong Perputaran Ekonomi UMKM |
|
|---|
| Singgung 1.000 Pasukan di Patikraja, Mahasiswa Banyumas Tolak Batalyon |
|
|---|
| Aliansi BEM Banyumas Raya Susun Kekuatan Siap Turun ke Jalan, Soroti Harga BBM Hingga Rupiah Melemah |
|
|---|
| Tak Masuk Bursa Kandidat, Ida Nur Sa’adah Jadi Ketua DPC PKB Kudus |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/20260614-spanduk-protes-bem-umk-jpo-kudus.jpg)