Efek Pertamax Naik: Turis Baturraden Ramai tapi Irit Jajan UMKM
Kunjungan ke Baturraden naik meski Pertamax mahal. Namun, daya beli anjlok bikin pedagang UMKM mengeluh sepi pembeli, Minggu (14/6/2026).
Penulis: Fajar Bahruddin Achmad | Editor: Daniel Ari Purnomo
Ringkasan Berita:
- Kenaikan harga Pertamax menjadi Rp16.250 rupanya tidak menyurutkan niat wisatawan berkunjung ke Lokawisata Baturraden.
- Pada Minggu (14/6/2026), kunjungan tembus 1.600 orang.
- Sayangnya, lonjakan ini tak berbanding lurus dengan omzet 360 pelaku UMKM di kawasan tersebut.
- Wisatawan cenderung irit jajan sehingga pedagang mengeluh sepi pembeli.
- Pengelola berharap masa libur sekolah dan lomba video pelajar bisa kembali mendongkrak penjualan UMKM.
TRIBUNBANYUMAS.COM, BANYUMAS - Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi jenis Pertamax rupanya tidak memengaruhi tingkat kunjungan wisatawan yang berlibur di Lokawisata Baturraden, Kabupaten Banyumas.
Kendati demikian, kebijakan tersebut justru membawa dampak nyata terhadap daya beli wisatawan saat bertransaksi di lapak-lapak UMKM yang ada di dalam kawasan wisata.
Seperti diketahui, pemerintah telah resmi menaikkan harga Pertamax dari yang semula Rp12.300 per liter menjadi Rp16.250 per liter, terhitung sejak Rabu (10/6/2026) lalu.
Baca juga: Sering Wara-wiri Bikin Boros, Warga Cilacap Pilih Tinggalkan Pertamax
Koordinator Lokawisata Baturraden, Agus Riyanto, mengatakan bahwa tingkat kunjungan wisatawan pada minggu ini sejatinya tidak jauh berbeda, bahkan cenderung lebih tinggi jika dibandingkan dengan minggu lalu.
Ia merinci, pada akhir pekan lalu tepatnya Sabtu (6/6/2026), jumlah pengunjung tercatat berada di kisaran 800 orang. Kemudian pada Minggu (7/6/2026), jumlah wisatawan melonjak hingga mencapai 1.100 orang.
Sementara untuk pekan ini, pada Sabtu (13/6/2026) jumlah pengunjung stabil di kisaran 800 orang. Peningkatan yang cukup signifikan justru terjadi pada Minggu (14/6/2026), di mana jumlah pengunjung berhasil menyentuh angka 1.600 orang.
"Hari Minggu ini malah lebih banyak, mungkin karena ada libur 1 Muharram. Rata-rata wisatawan didominasi dari luar kota," kata Agus kepada Tribunbanyumas.com, Minggu (14/6/2026).
Agus menilai, sampai dengan saat ini memang belum ada pengaruh berarti dari sentimen kenaikan harga Pertamax terhadap minat kunjungan wisatawan ke Lokawisata Baturraden. Akan tetapi, di sisi lain, ia justru banyak menerima keluhan dari para pelaku UMKM lantaran daya beli wisatawan yang dirasakan menurun drastis.
Wisatawan yang datang berlibur bersama keluarga memang masih banyak berseliweran, tetapi niat serta daya beli mereka untuk menikmati makanan dan minuman lokal terbukti sangat berkurang.
"Ini kebetulan kan saya habis keliling. Banyak pedagang yang curhat, belum laku sampai sore hari," ungkapnya menceritakan jeritan para pedagang.
Agus mengungkapkan, secara keseluruhan terdapat sebanyak 360 pelaku UMKM yang menggantungkan nasibnya dengan membuka usaha di kawasan Lokawisata Baturraden. Ratusan pedagang tersebut tak lain merupakan masyarakat asli yang berdomisili di sekitar objek wisata.
Mengingat sebentar lagi akan memasuki momentum musim libur panjang sekolah, para pedagang ini menaruh harapan besar agar momen tersebut bisa kembali memulihkan daya beli para pengunjung.
"Kami sebagai pengelola juga berharap, di masa libur sekolah akan meningkatkan tingkat kunjungan. Khususnya sekolah di Kabupaten Banyumas agar berkunjung ke Lokawisata Baturraden," harapnya.
Menurut penjelasan Agus, Lokawisata Baturraden sejatinya memiliki fasilitas hiburan yang sangat lengkap. Di sana terdapat wahana edukasi, kolam renang yang menyegarkan, hingga jalur trekking yang menantang.
Sebagai bagian dari strategi untuk kembali menarik atensi pengunjung, rencananya semasa libur sekolah nanti pihak pengelola juga akan mengadakan ajang lomba video yang dikhususkan bagi kalangan pelajar, mulai dari tingkat SD hingga SMA.
Tujuan utama dari kompetisi ini adalah untuk meningkatkan tren kunjungan anak-anak usia sekolah di kawasan aglomerasi Banjarnegara, Purbalingga, Banyumas, Cilacap, dan Kebumen (Barlingmascakeb).
"Kami juga menyiapkan hadiah berupa piala dan uang pembinaan untuk lomba video khusus pelajar ini," jelasnya memungkasi. (fba)
| Nyawa 2 Perempuan Dihabisi dalam Satu Malam di Patikraja Banyumas, Pelaku Orang Dekat |
|
|---|
| Nobar Piala Dunia 2026 Jerman vs Curacao Malam Ini di Golkar Banyumas, Ada Suguhan Kopi dan Mendoan |
|
|---|
| Demo Mahasiswa di 3 Wilayah di Jateng, Tuntut MBG Disetop Hingga Prabowo Gibran Mundur |
|
|---|
| Perajin Mebel Jepara Skala UMKM Terancam Gulung Tikar: Daya Beli Masyarakat Turun, Harga Bahan Naik |
|
|---|
| Singgung 1.000 Pasukan di Patikraja, Mahasiswa Banyumas Tolak Batalyon |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/20260614-keramaian-wisatawan-lokawisata-baturraden.jpg)