Berita Kesehatan
Warga di Tiga RT Kelurahan Bobosan Purwokerto Diduga Terserang Chikungunya
Mereka mengaku awalnya mengalami gejala seperti flu, demam berkepanjangan, gatal-gatal, hingga bintik merah pada beberapa bagian tubuh.
Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: deni setiawan
TRIBUNBANYUMAS.COM, PURWOKERTO - Sebagian di tiga RT, Kelurahan Bobosan, Kecamatan Purwokerto Utara diduga terserang chikungunya.
Mereka mengaku awalnya mengalami gejala seperti flu, demam berkepanjangan, gatal-gatal, hingga bintik merah pada beberapa bagian tubuh.
Gejala lain yang dirasakan mereka seperti nyeri tulang persendian hingga diare.
• Tak Cuma Hukum Push Up, Tidak Pakai Masker Pengendara Juga Bisa Ditilang Polisi di Banyumas
• Pencabulan Anak Bawah Umur di Banyumas, Organ Vital Mereka Diraba-raba Pelaku Saat Mandi di Sungai
• Lokawisata Baturraden dan Hutan Pinus Limpakuwus Siap Sambut New Normal
• Masuk Jakarta Tanpa SIKM, 20 Pekerja Bangunan Asal Tegal dan Banyumas Terancam Bayar Rp 1,2 Juta
Seorang warga RT 06 RW 01, Wiwi Yudowati (48) berucap, mengalami demam tinggi berkepanjangan tanpa sebab.
Wiwi mengalami demam sejak Senin (1/6/2020).
Kemudian pada Selasa (2/6/2020) ia mencoba berobat dan diberi obat paracetamol.
Namun hingga Rabu (3/6/2020), kondisinya justru semakin memburuk.
"Gejala awalnya flu, kemudian demam, hingga akhirnya persendian di kaki sakit, sulit berjalan," katanya kepada TribunBanyumas.com, Rabu (3/6/2020).
Wiwi berkata, jika penyebaran penyakit itu berlangsung secara mendadak.
Dia yang sebelumnya segar bugar, tiba-tiba mengalami demam beberapa hari.
Kemudian diikuti sakit luar biasa di bagian persendian.
"Sebelumnya itu di RT sebelah, RT 06 RW 04 banyak warga yang juga mengalami gejala serupa."
"Sekarang merembet ke sini, dan RT 05 juga ada yang kena," jelasnya.
Diketahui bahwa ternyata sebelum dirinya, anaknya Anisa (21) juga terserang terlebih dahulu.
Anisa kini keadaanya sudah membaik.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/chikungunya-serang-purwokerto.jpg)