Teror Virus Corona
UPDATE 30 Mei 2020: 10 Provinsi Nol Kasus Positif Covid-19, Jawa Timur Catat Penambahan Tertinggi
UPDATE Virus Corona Indonesia Sabtu 30 Mei 2020: 10 Provinsi Nol Kasus Positif Covid-19, Jawa Timur Catat Penambahan Tertinggi
Provinsi Jawa Timur menjadi wilayah dengan penambahan kasus konfirmasi positif corona tertinggi dibanding dengan 33 provinsi lain di Indonesia. Sementara, dari 34 provinsi di Indonesia 10 di antaranya nihil penambahan kasus Covid-19 pada Sabtu ini.
TRIBUNBANYUMAS.COM, JAKARTA - Juru Bicara Pemerintah untuk Percepatan Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto, mengatakan dalam 24 jam terakhir, pasien positif terinfeksi virus corona bertambah 557 kasus.
Sehingga, per Sabtu (30/5/2020), total akumulasi kasus positif Covid-19 di Indonesia mencapai 25.773 kasus.
Dituturkan, berdasarkan data yang dihimpun Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 per hari ini, Provinsi Jawa Timur menjadi wilayah dengan penambahan kasus konfirmasi positif corona tertinggi dibanding dengan 33 provinsi lain di Indonesia.
Sementara, lanjutnya, dari 34 provinsi di Indonesia 10 di antaranya nihil penambahan kasus Covid-19 pada Sabtu ini.
• Cara Mudah Cek Kepesertaan Bansos Covid-19 Melalui Aplikasi, Simak Petunjuk Berikut Ini
• Tips Pasien di Banjarnegara Sembuh dari Covid-19: Kuncinya Satu, Jangan Dipikirkan!
• Begini Syarat Penerapan New Normal Menurut WHO dan Bappenas, Daerah Mana Sudah Siap?
• Tito Atur Protokol di Mal hingga Salon Kecantikan, Simak Pedoman New Normal dari Mendagri
"Ada 10 provinsi yang hari ini tidak ditemukan kasus positif," ujarnya.
Adapun penambahan kasus positif di Jawa Timur yakni 199 sehingga total akumulasi menjadi 4.613. Penambahan tersebut cenderung naik dari data yang dilaporkan pada hari sebelumnya yakni 101.
"Jawa Timur, kalau kita bandingkan dengan data kemarin ada cenderung naik,” kata Yuri di Jakarta, Sabtu, sebagaimana dalam keterangan tertulis yang diterima TribunBanyumas.com.
Menurutnya, penambahan kasus positif di Jawa Timur tersebut bahkan melampaui dari angka yang dilaporkan oleh DKI Jakarta, yakni 101 orang.
Penambahan kasus positif yang terjadi di DKI Jakarta dalam hal ini bukan seluruhnya didapatkan dari wilayah administrasinya, melainkan dari para Warga Negara Indonesia (WNI) repatriasi atau kepulangan dari luar negeri yang dirawat di Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet Kemayoran.
“DKI Jakarta kalau dibandingkan dari data kemarin cenderung turun."
"Namun khusus DKI ini tidak seluruhnya berasal dari wilayah administrasi DKI Jakarta."
"Karena kita tahu bersama sebagian besar saudara kita yang bekerja di luar negeri dan kembali ke tanah air masuknya adalah melalui bandara Soekarno Hatta,” jelas Yuri.
“Sudah menjadi ketentuan pemerintah bahwa mereka harus kita lakukan pemeriksaan dan beberapa di antaranya mereka positif konfirmasi Covid-19."
"Hanya memang datanya akan masuk di dalam kelompok Provinsi DKI Jakarta. Namun bukan menggambarkan bahwa ini adalah kondisi adminstrasi DKI Jakarta,” imbuh Yuri.
Selain Jawa Timur yang disusul DKI Jakarta, penambahan kasus positif terbanyak juga dilaporkan oleh tiga wilayah lain meliputi Provinsi Sulawesi Selatan, kemudian Kalimantan Tengah dan Jawa Barat.
"Jawa Barat meskipun angkanya masih tinggi, tetapi dibandingkan dengan hari kemarin sudah cenderung turun,” jelas Yuri.
Selanjutnya Pemerintah Indonesia melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 juga mencatat jumlah akumulasi penambahan pasien sembuh per hari ini ada sebanyak 523 orang sehingga totalnya menjadi 7.015.