Breaking News:

Teror Virus Corona

Paling Lama Tiga Hari, Pasien Sudah Ketahui Hasil Swab di RSUD KRMT Wongsonegoro Semarang

RSUD KRMT Wongsonegoro kini telah memiliki alat PCR (polymerase chain reaction) untuk mendeteksi material genetik Covid-19.

TRIBUN BANYUMAS/EKA YULIANTI FAJLIN
Direktur RSUD KRMT Wongsonegoro Semarang, Susi Herawati. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - RSUD KRMT Wongsonegoro kini telah memiliki alat PCR (polymerase chain reaction) untuk mendeteksi material genetik Covid-19.

Alat tersebut merupakan bantuan dari Kementerian BUMN.

Direktur RSUD KRMT Wongsonegoro, Susi Herawati mengatakan, bantuan PCR itu sangat membantu pihak rumah sakit dalam menangani pasien Covid-19 di Kota Semarang.

Balap Liar di Semarang, Ratusan Pemuda Dipaksa Menuntun Motor Sejauh Dua Kilometer

Dua Pekan Ada 37 Kendaraan Putar Balik, Polres Cilacap: Yang Ngeyel Wajib Karantina 14 Hari

Munadi Teriak Allahu Akbar, Loncat dari Tempat Tidur Selamat Diri Keluar Rumah

"Alhamdulillah kami sudah memiliki PCR. Ini sangat membantu."

"Alat ini dari Kementerian BUMN yang merupakan bantuan dari PT Pertamina."

"Untuk Jawa Tengah, ada dua rumah sakit yang dapat alat ini yaitu RSUD KRMT Wongsonegoro dan RSUD Moewardi Surakarta," tetang Susi kepada Tribunbanyumas.com, Minggu (10/5/2020).

Diutarakannya, mempunyai alat ini memang tidak mudah.

Pihaknya harus menyediakan sarana dan prasarana lain agar dapat melakukan pemeriksaan dan mendiagnosis Covid-19.

Untuk menyiapkan ruangannya saja, RSUD KRMT Wongsonegoro menggelontorkan dana sebesar Rp 1,8 miliar.

Selain itu, Susi melanjutkan, pihak rumah sakit juga harus menyiapkan tenaga medis yang memiliki kompetensi di bidang tersebut.

Halaman
123
Penulis: Eka Yulianti Fajlin
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved