Berita Semarang

Balap Liar di Semarang, Ratusan Pemuda Dipaksa Menuntun Motor Sejauh Dua Kilometer

Aksi ratusan pemuda menggelar aksi balap liar sangat meresahkan masyarakat sehingga pihaknya menindak tegas di wilayah hukum Polsek Mijen, Semarang.

Penulis: iwan Arifianto | Editor: deni setiawan
POLSEK MIJEN
Ratusan pemuda dipaksa menuntun sepeda motor ke Kantor Polsek Mijen seusai terjaring razia balap liar di Jalan Secekel Kelurahan Jatibarang, Kecamatan Mijen, Kota Semarang, Minggu (10/5/2020). 

TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Polsek Mijen melakukan kegiatan luar biasa penegakan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKM) berupa razia balap liar di Jalan Secekel Kelurahan Jatibarang, Minggu (10/5/2020) sekira pukul 06.00.

Hasil operasi tersebut, terjaring 109 pelaku balap liar beserta sepeda motornya.

Biasanya para pembalap memacu kendaraan dengan adu cepat.

Munadi Teriak Allahu Akbar, Loncat dari Tempat Tidur Selamat Diri Keluar Rumah

Oknum Pegawai Puskesmas Karangmoncol Suplay Limbah Medis, Kapolres Purbalingga: Sudah Puluhan Tahun

Saya Ikhlas Kembalikan BLT Rp 600 Ribu Ini, Bupati Banyumas: Ini Benar-benar Luar Biasa

Napi Asimilasi di Purbalingga Diusulkan Dapat Bantuan Sembako

Setelah tertangkap razia polisi, mereka diperintah polisi untuk menuntun kendaraan sehingga mereka terpaksa melajukan motornya secara lambat.

Kapolsek Mijen, AKP Ady Pratikto menegaskan, aksi ratusan pemuda menggelar aksi balap liar sangat meresahkan masyarakat sehingga pihaknya menindak tegas.

"Apalagi ini masa pandemi virus corona yang melarang warga untuk berkerumun."

"Termasuk beraktivitas di luar rumah untuk hal yang tidak mendesak," jelasnya kepada Tribunbanyumas.com, Minggu (10/5/2020).

AKP Ady melanjutkan, ratusan pembalap liar itu disuruh untuk menuntun kendaraan mereka dari Jalan Secekel menuju kantor Polsek Mijen berjarak sekira 2 kilometer.

Setelah itu, mereka dikumpulkan di halaman Kantor Polsek Mijen untuk pembinaan dan pengarahan.

Mereka disuruh baris berjajar dengan jarak sekira satu meter di bawah siraman mentari pagi.

"Kami meminta kepada mereka untuk tidak mengulangi perbuatannya dan mematuhi imbauan yang dikeluarkan pemerintah."

"Jika tetap membandel tentu kami akan tindak lebih tegas," jelasnya.

Selain itu, para pelaku balap liar diberi sanksi dengan tindak penilangan.

Para pemilik kendaraan juga harus menunjukan bukti-bukti kelengkapan surat kendaraan jika ingin mengambil kendaraan mereka.

"Kami akan terus melukan razia ini secara rutin utamanya dalam masa pandemi virus corona agar tercipta ketertiban dan keamanan wilayah," ungkap Kapolsek. (Iwan Arifianto)

BLT Dana Desa Paling Lambat Awal Mei Sudah Cair, Bupati Kendal: Coret Jika Dapat Dobel Bantuan

Semestinya Malu, Sudah Mampu Tapi Masih Terima Bantuan PKH, Dinsos Cilacap: Tolong Undur Diri

Dua Pekan Ada 37 Kendaraan Putar Balik, Polres Cilacap: Yang Ngeyel Wajib Karantina 14 Hari

Terjaring Tak Gunakan Masker, 15 Warga Banyumas Jalani Sidang Tipiring, Ini Hasilnya

Sumber: Tribun Banyumas
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved