Berita Nasional
Terlalu Banyak Aturan yang Sifatnya Imbauan, Presiden Diminta Buat Kebijakan Tegas Terkait Corona
Beberapa kebijakan presiden republik Indonesia Joko Widodo dianggap kurang tegas dalam menghadapi wabah virus corona.
“Aturan pusat sampai daerah kini bersifat mengimbau saja, sehingga tidak jelas sanksi hukumnya,” ujar dia.
Hal itu pun membuat pemerintah terlihat labil dan bingung menghadapi Covid-19, serba salah mengambil keputusan, sehingga makin tidak jelas kapan Covid-19 akan berakhir.
“Oleh karena itu, diperlukan rencana strategis apa yang akan dilakukan untuk menghadapi Covid-19 secara masif dan cepat,” kata Achmad.
• Suami Bunuh Istri Karena Cemburu, Jasadnya Dimasukan ke Karung Dihanyutkan ke Sungai
• Ini Daftar Harga Ponsel Samsung Bulan April 2020, Ada Samsung Galaxy M31
• Setelah Penangguhan Kredit, Pemerintah Juga akan Gelontorkan Rp 150 Triliun untuk Pelaku Usaha
• Satu PDP Corona Asal Slawi Meninggal, Simak Update Jumlah PDP, ODP, dan Positif di Kabupaten Tegal
Ia melanjutkan, dampak keputusan itu juga harus didalami.
Dampak itu mulai dari masa depan anak bangsa untuk menuntut ilmu dan dampak ekonomi karena banyak usaha yang kini kesulitan.
Dampak ekonomi itu membuat kebutuhan hidup makin sulit dipenuhi seiring bertambahnya pengangguran yang menyebabkan masyarakat stres, depresi, sakit, dan meninggal. (*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Presiden Perlu Perjelas Keputusan dalam Penanganan Wabah Covid-19",