Berita Politik
PPP Jateng Terpecah, Ketua dan Sekretaris DPW Beda Pilihan, Dukungan ke Muhamad Mardiono Menguat
Suyono bersama 20 DPC Se Jawa Tengah lebih dahulu mendeklarasikan Muhamad Mardiono pada Minggu (21/9/2025) kemarin.
Penulis: rahdyan trijoko pamungkas | Editor: Rustam Aji
TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Suasana politik di tubuh PPP Jawa Tengah sedang memanas jelang Pemilihan Ketua Umum pada Muktamar ke X.
Hal itu tak lain karena dukungan untuk calon ketua umum PPP tidak bulat.
Pilihan Sekertaris Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PPP Jateng Suyono dengan Ketua DPW PPP Jateng Masruhan Samsurie, berbeda.
Masruhan telah memberikan dukungan kepada Agus Suparmanto.
Sementara itu, Suyono bersama 20 Dewan Pimpinan Cabang (DPC) se Jawa Tengah lebih memilih Pelaksana Tugas (Plt) Ketum Muhamad Mardiono untuk menjadi pimpinan partai berlambang Kabah di Muktamar PPP ke X.
Bahkan, Suyono bersama 20 DPC Se Jawa Tengah lebih dahulu mendeklarasikan Muhamad Mardiono pada Minggu (21/9/2025) kemarin.
"Ya memang Jawa Tengah terbelah antara Ketua DPW dan sekretaris. Saya secara logis ingin mempertahankan kader karena tingkat ketulusan pak Mardiono semangat untuk memperbaiki PPP. DPC-DPC saya ajak," ujarnya saat dihubungi tribunjateng.com, Selasa (23/9/2025).
Baca juga: Terbuka Hadapi Demo Tunjangan DPRD Banyumas, Rachmat Imanda: Jangan Padamkan Api Kritis Mahasiswa
Menurutnya, sejarah PPP belum pernah ada kader eksternal langsung menjadi ketua umum. Hal itu terganjal oleh ADART tidak memperbolehkan.
"Meskipun bisa diubah (ADART) tetapi tidak semudah itu," tuturnya.
Suyono mengatakan, 20 pengurus DPC yang merapat ke Mardiono telah melampirkan surat pernyataan untuk memberikan dukungan.
Surat tersebut telah ditandatangani Ketua dan Sekertaris DPC.
"Yang hadir pada deklarasi itu kebanyakan ketua dan sekretaris. Tapi yang bukan ketua dan sekretaris hanya Purworejo saja," kata dia.
Suyono mengatakan 20 DPC itu solid mendukung Mardiono. Dia yakin Mardiono mampu membenahi PPP dan bisa mengantarkan kadernya ke senayan.
"Waktu dijabat Romahurmuzy dan kena kasus elektoralnya sudah turun 20 persen. Lha Pak Mardiono kemarin ada langkah pilpres ke pihak sebelah nah orang PPP yang berpikir memilih presidennya lalai pilih partai. Nah partainya tidak lolos," tuturnya.(rtp)
Baca juga: Perancis Resmi Akui Negara Palestina di KTT PBB, Amerika Serikat dan Israel Absen
| Terbuka Hadapi Demo Tunjangan DPRD Banyumas, Rachmat Imanda: Jangan Padamkan Api Kritis Mahasiswa |
|
|---|
| Mahasiswa Adu Data di Balik Demo Tunjangan DPRD Banyumas: Angka Kemiskinan BPS dan Bappeda |
|
|---|
| Mahasiswa Geruduk DPRD Banyumas, Tuntut Tunjangan Dewan Direvisi karena Tak Pantas |
|
|---|
| Peredaran Rokok Ilegal di Banyumas Raya Masif, Kiriman dari Luar Jawa Tengah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/ppp-pecah-jateng.jpg)