Berita Nasional
Kasus Guru Disiplinkan Murid Tak Akan Diproses Hukum, Mendikdasmen Jamin Adanya Restorative Justice
Guru tak perlu lagi takut mendisiplinkan siswa. Jika dilaporkan ke polisi, kasus tak akan diproses hukum tapi restorative justice.
Penulis: Saiful Masum | Editor: rika irawati
Ringkasan Berita:
- Mendikdasmen Abdul Muti memberi kabar baik bagi guru terkait dugaan kekerasan dalam rangka disiplin pendidikan.
- Muti mengatakan, laporan ke polisi atas guru yang diduga melakukan tindakan kekerasan namun dalam konteks disiplin pendidikan tidak akan diproses hukum.
- Penyelesaian kasus itu akan dilakukan lewat restorative justice atau kekeluargaan internal pendidikan.
TRIBUNBANYUMAS.COM, KUDUS - Kabar baik bagi guru atau tenaga pendidik di bawah naungan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) di seluruh Indonesia terkait ancaman hukuman saat menjalankan tugas.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Prof Abdul Mu'ti mengatakan, dugaan tindakan kekerasan di sekolah berkaitan dengan disiplin pendidikan tidak masuk kasus kriminal.
Penyelesaiannya akan menggunakan restorative justice.
Hal ini disampaikan Prof Abdul Mu'ti saat berkunjung ke Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Jumat (21/11/2025).
Abdul Muti mengatakan, pihaknya sudah menandatangani MoU dengan kapolri terkait keberlangsungan tenaga pendidik di masa depan.
Fokus utama kesepakatan tersebut adalah, jika terjadi dugaan tindak kekerasan di sekolah berkaitan dengan disiplin pendidikan bukan kriminal, maka diberikan wewenang restorative justice.
Baca juga: Cair, Tenaga Kependidikan Kudus Terima Insentif Rp 100 Ribu per Bulan
Artinya, jika terjadi dugaan tindak kekerasan yang melibatkan anak didik dengan guru tapi bukan kriminal dan dilaporkan ke pihak kepolisian, laporan tersebut tidak akan diproses hukum.
Selanjutnya, kasus yang ada diselesaikan secara internal pendidikan.
"Kalau ada orangtua lapor ke polisi, bukan kriminal, jangan diproses."
"Guru nanti jadi tidak khidmat, tidak percaya diri dalam mendidik."
"Solusinya, diselesaikan secara musyawarah dan kekeluargaan."
"Jangan sedikit-sedikit lapor polisi," terangnya.
Menurut Muti, kegiatan pendidikan bagian dari khidmat bersama orangtua dan guru.
Peran guru menjadi kunci dalam menyiapkan generasi bangsa melalui pendidikan.
Baca juga: 2 Bocah SD di Kudus Nyaris Jadi Korban Penculikan, Terduga Pelaku Mengaku Diminta Antar Pulang
| Cek Harga Emas Hari Ini Rabu 22 April 2026, Menurun dari Sebelumnya |
|
|---|
| Gempar Ratusan Manuskrip Peninggalan Wali Songo Ditemukan di Cilacap, Ditulis dengan Kertas Daluang |
|
|---|
| Tol Getaci Tak Dilirik Investor, Terancam Mangkrak! Pemerintah Diminta Pecah Proyek Jadi Dua Ruas |
|
|---|
| Harga Elpiji 5,5 Kg dan 12 Kg Ikut Naik, Tabung Gas Warna Pink Rp107 Ribu |
|
|---|
| Resmi Naik, Lengkap Daftar Harga BBM Terbaru di 40 Provinsi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/21112025-Mendikdasmen-Abdul-Muti.jpg)