Minggu, 7 Juni 2026

Opini Guru

Penerapan TKA dalam SPMB Jadi Langkah Konkret Capaian Program Pendidikan Berdampak

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah bisa memberikan edukasi tentang pemahamaan kepada orang tua mengenai Tes Kemampuan Akademik (TKA)

Tayang:
Editor: Rustam Aji
dok.pribadi
PENULIS - Mustofa, Guru SDN 02 Panjunan, Kab. Pemalang  

Capaian pendidikan untuk mengahadapi dunia global dan visi Indonesia Emas 2045 adalah menciptakan sumber daya manusia unggul yang memiliki keterampilan digital,inovatif,kritis dan moral serta akses pendidikan dasar dan menengah.

Pendidikan harus menjadi fondasi pembangunan peradaban dengan menanamkan nilai kemanusiaan dan empati,serta memperkuat ekosistem pendidkan melalui pemanfaatan teknologi.

Langkah pemerintah dalam pencapaian pendidikan berdampak

Mengenal kualitas pendidikan di Indonesia, berdasarkan survei Katadata Insigh Center (KIC) menunjukkan  baru dari 4 dari 10 orang tua murid (41,5 % ) yang memahami TKA dengan benar, berarti berdasarkan laporan  banyak orang tua murid belum memahami TKA bukan syarat untuk melanjutkan pendidikan ke tingkat selanjutnya,karena hanya 13,3 % orang tua murid yang memahami.

Angka tersebut diperoleh dari survey SPMB KIC bagian riset kuantitatif terhadap 1,074 responden orang tua murid pada 1-22 Agustus 2025.

Dengan melihat survey diatas karena kurangnya sosialisai hingga kendala teknis menjadi tantangan utama dari pelaksanaan SPMB,berarti yang menjadi faktor mempengaruhi ketidak puasan harus adanya perbaikan sistem yang diarahakan pada kemudahan proses,transparansi ,keadilan serta sosialisasi yang lebih jelas dan masif.

Pentingnya sistem pendidikan yang baik akan menciptakan Sumber Daya Manusia yang Unggul dan menjadikan suatu negara menjadi maju,karena dalam membangun suatu bangsa ,manusia merupakan aset pertama yang dapat membangun suatu negara tersebut menjadi meningkat.

Apa yang menjadi capaian pendidikan berdampak pemerintah harus mengambil langkah peningkatan kualitas pendidikan melalui kurikulum yang relevan dan Asesmen  Nasional,pemerataan akses melalui program Indonesia Pintar dan pembangunan sekolah di daerah terpencil serta peningkatan mutu guru dengan pelatihan dan dukungan beasiswa.

Pemerintah dalam hal ini Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah bisa memberikan edukasi tentang pemahamaan kepada orang tua mengenai Tes Kemampuan Akademik (TKA) dan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) melalui sosialisasi daring dan luring ,penyediaan pusat informasi, edukasi peran serta dan pembinaan lingkungan.

Langkah-langkah ini bertujuan untuk memastikan TKA dan SPMB dipahami sebagai alat ukur standar akademik dan jalur menuju pendidikan yang lebih tinggi,bukan sebagai ancaman akan tetapi demi ketercapaian kesetaraan dan peningkatan mutu pendidikan nasional.

Untuk pendidikan berdampak harus mencakup peningkatan kualitas guru,pengembangan kurikulum yang relevan ,dukungan bagi siswa dan orang tua,serta perbaikan infrastruktur dan kebijakan yang mendukung.

Pendidikan harus fokus pada pengembangan holistik siswa ,termasuk keterampilan  abad 21,karakter dan relevansi dengan kebutuhan lokal serta global.

*).Penulis : Mustofa, Guru SDN 02 Panjunan, Kab. Pemalang 

Halaman 3/3
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved