Berita Semarang
Terungkap Identitas Dosen Unissula Semarang Diduga Aniaya Nakes RSI Sultan Agung, Begini Kata Kampus
Kampus Unissula Semarang buka suara terkait video viral dosen kampus tersebut diduga menganiaya dan mengancam nakes RSI Sultan Agung.
Penulis: Franciskus Ariel Setiaputra | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Semarang buka suara terkait dugaan kekerasan yang dilakukan oknum dosen Fakultas Hukum ke tenaga kesehatan (nakes) RSI Sultan Agung Semarang.
Menurut pihak kampus, kasus telah diselesaikan secara internal antara pihak dosen dan rumah sakit.
Dosen tersebut bernama Muhammad Dias Saktiawan.
Wakil Rektor II Unissula Dr Dedi Rusdi mengatakan, dugaan kekerasan dan pengancaman itu terjadi pada Jumat (5/9/2025) lalu.
"Semua persoalan pada Jumat siang, 5 September 2025, sudah di selesaikan oleh pihak pimpinan rumah sakit."
"Mereka sudah saling memaafkan antara saudara Dias dengan dokter Astra dan bidan yang bertugas."
"Pada prinsipnya, semua persoalan sudah kami selesaikan secara baik antar para pihak," kata Dedi lewat aplikasi pesan, Senin (8/9/2025) siang.
Baca juga: Viral, Dosen Unissula Semarang Minta Perlakuan Khusus Hingga Ancam Nakes RSI Sultan Agung
Penyelesaian kasus secara damai membuat pihak kampus tak memperpanjang persoalan. Termasuk, dak mengeluarkan sanksi.
Viral di Medsos
Diberitakan sebelumnya, video kekerasan yang dilakukan seorang dosen Fakultas Hukum Unissula terhadap nakes di RSI Sultan Agung Semarang viral sejak Minggu (7/9/2025).
Dalam video yang diunggah, terdengar teriakan histeris dan umpatan dari dalam ruangan.
Dijelaskan dalam video, umpatan itu datang dari oknum dosen Unissula Semarang yang marah kepada dokter anastesi.
Baca juga: Seorang Mahasiswa Kampus di Semarang Jadi Tersangka Demo Kerusuhan Jepara
Bahkan, dalam unggahan juga disebutkan, oknum dosen tersebut berteriak akan membakar RSI.
Kasus ini diduga bukan yang pertama.
Sang dosen disebut kerap meminta perlakuan istimewa. (*)
| Kadus Karangtalun Semarang Dituntut Mundur setelah Tilap Bantuan Sosial: Kuras Isi Rekening PKH |
|
|---|
| Resmi Jabat Sekda Kota Semarang, Handi Priyanto Targetkan Genjot PAD dan Berantas Pungli |
|
|---|
| Tidak Betah, Tujuh Siswa Sekolah Rakyat di Semarang Mengundurkan Diri |
|
|---|
| Kritik Fenomena Guru Ngaji Berharap Murid Ramai, KH Abdullah: Harus Ikhlas Berharap Ridha Allah |
|
|---|
| Diduga Anggota 'Kreak', Pemuda di Semarang Ditembak Warga Pakai Senapan Angin: Kena Organ Vital |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/08092025-kampus-unissula.jpg)