Rabu, 27 Mei 2026

Opini

Opini: Lindungi Perempuan Disabilitas dari Jerat Eksploitasi

Kolom opini Mariyawati, Pendamping KBGA, menyoroti maraknya kekerasan seksual terhadap perempuan disabilitas oleh orang terdekat.

Tayang:
GEMINI AI
ILUSTRASI PENDAMPINGAN KORBAN: (ILUSTRASI) Kolom opini bertajuk "Kerentanan yang Dieksploitasi: Kekerasan Seksual terhadap Perempuan Disabilitas dalam Relasi Sosial" tulisan Mariyawati, S.Sos., M.Si., seorang Pendamping Kekerasan Berbasis Gender dan Anak (KBGA). 

Upaya-upaya ini penting, karena sistem peradilan yang peka dapat menjadi penyeimbang atas ketimpangan yang dialami korban sejak awal.

Namun, penanganan hukum saja tidak cukup.

Selama masyarakat masih memandang disabilitas sebagai ketidakmampuan total, selama pendidikan tentang tubuh dan batasan aman tidak diberikan secara memadai, dan selama kita masih menormalisasi bujuk rayu terhadap mereka yang rentan, maka pola kelam ini akan terus berulang.

Hargai Martabat Manusia

Dari ruang-ruang pendampingan itu, saya belajar satu hal: kerentanan seharusnya menggerakkan kita untuk melindungi, bukan memanfaatkan.

Perempuan disabilitas bukan objek belas kasihan, dan tentu bukan objek eksploitasi. Mereka adalah manusia utuh yang berhak atas rasa aman, penghormatan, dan martabat.

Dan sebagai masyarakat, kita sedang diuji—apakah kita memilih diam, atau memilih berpihak. (*)

Oleh: Mariyawati, S.Sos., M.Si. (Pendamping KBGA)

Sumber: Tribun Banyumas
Halaman 3/3
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved