Selasa, 12 Mei 2026

Berita Banyumas

Mencekam, Mahasiswa Banyumas di Iran Lihat Serangan Drone Hingga Internet Diputus

Situasi semakin berubah ketika pada 1 Maret 2026 muncul pengumuman mengenai imbauan evakuasi atau mengungsi secara mandiri.

Tayang: | Diperbarui:
Tribun Banyumas
MAHASISWA DI IRAN - Dokumentasi foto Ahmad Hukam Mujtaba (25), mahasiswa asal Desa Sirau, Kecamatan Kemranjen, Kabupaten Banyumas, yang saat ini tengah melanjutkan studi magister sejarah di Iran, Rabu (11/3/2026). Ia adalah alumni Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP). 


Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat sore, bertepatan dengan 2 Ramadan atau sekitar 20 Februari 2026.


"Hari itu aktivitas kampus masih berjalan seperti biasa. Bahkan ada kegiatan yang digelar di lingkungan kampus.


Namun keesokan harinya, pada Sabtu bertepatan dengan 2 Ramadan, serangan mulai terjadi," katanya. 


Saat itu belum ada instruksi khusus yang diterima mahasiswa Indonesia. 


Mereka hanya mendapat imbauan dari Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) untuk meningkatkan kewaspadaan.


Imbauan tersebut juga berkaitan dengan situasi yang sebelumnya sempat memanas pada Januari, ketika terjadi aksi damai di Iran.


Situasi semakin berubah ketika pada 1 Maret 2026 muncul pengumuman mengenai imbauan evakuasi atau mengungsi secara mandiri.


"Pada saat yang sama, jaringan internet di Iran mulai dimatikan. 


Kondisi ini membuat komunikasi menjadi sangat terbatas.


Komunikasi memang terbatas. Waktu perang tidak bisa berkomunikasi bebas. Sebelum internet mati kami sudah menyampaikan kepada orang tua bahwa komunikasi akan terganggu," kata Hukam.


Ia mengatakan komunikasi yang tersisa saat itu hanya melalui telepon seluler biasa. 


Namun jaringan tersebut pun tidak bisa digunakan untuk berkomunikasi ke luar negeri.


Meski begitu, orangtuanya di Indonesia telah memahami situasi tersebut.


Menurutnya, tahun sebelumnya Iran juga sempat mengalami konflik sehingga keluarganya sudah cukup memahami kemungkinan gangguan komunikasi jika situasi memanas kembali.

Baca juga: Pakar Unsoed : Pengadilan Solusi Kasus PHK eks Karyawan Griya Satria Purwokerto


Melihat Drone dan Target Serangan

Sumber: Tribun Banyumas
Halaman 3/4
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved