Kamis, 23 April 2026

Longsor Majenang

Huntara Bagi Korban Longsor Cilacap Mulai Dibangun, Tahap Pertama Ada 21 Unit yang Disiapkan

Huntara bagi korban longsor Cilacap mulai dibangun. Tahap pertama, ada 21 unit huntara yang disiapkan.

Tribun Banyumas/Rayka Diah Setianingrum
HAMPIR RAMPUNG - Salah satu bangunan hunian sementara (huntara) bagi korban longsor Cilacap, di Desa Jenang, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, Rabu (10/12/2025). Ada 21 huntara yang kini tengah dirampungkan. 

Ringkasan Berita:
  • Hunian sementara atau huntara bagi korban longsor Cilacap mulai dibangun.
  • Ada 21 unit huntara yang disiapkan bagi penyintas yang kini tinggal di tempat pengungsian.
  • Secara keseluruhan, ada 296 rumah yang berada di daerah rawan longsor dan dimungkinkan untuk direlokasi.

 

TRIBUNBANYUMAS.COM, CILACAP - Pembangunan hunian sementara (huntara) bagi korban longsor di Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, terus dikebut.

Saat ini, ada 21 huntara yang disiapkan bagi korban longsor Cilacap yang kehilangan rumah.

Pembangunan huntara itu ditangani langsung Badan Penanggunglangan Bencana Daerah (BPBD) Cilacap.

"Saat ini, masih proses (pembangunan) 21 unit."

"Berdasarkan data awal dari tim PVMBG, terdapat sekitar 50 unit hunian yang dibutuhkan untuk relokasi warga terdampak," kata Kepala BPBD Cilacap Taryo, Rabu (10/12/2025).

Baca juga: 16 Keluarga Kehilangan Rumah akibat Longsor Cilacap, Tinggal di Lapangan Menunggu Huntara Siap

Dikatakan Taryo, proses verifikasi di lapangan terus dilakukan untuk memastikan jumlah rumah terdampak.

"Kemungkinan, angka tersebut tidak persis sama dengan data awal karena kami masih menunggu hasil verifikasi final," kata Taryo.

Saat ini, tercatat 296 rumah berpotensi masuk kategori relokasi namun jumlah tersebut bisa berubah setelah verifikasi selesai.

Kawasan Aman

Taryo memastikan, lokasi pembangunan huntara masuk kategori aman dari longsor dan masih terjangkau oleh para penyintas longsor karena berada dalam satu kecamatan.

Huntara bagi korban longsor Cilacap dibangun di atas lahan seluas 3,9 hektare di Desa Jenang, Kecamatan Majenang.

"Huntara dirancang sebagai hunian tumbuh sehingga nantinya bisa dikembangkan menjadi hunian tetap," ujarnya.

Menurutnya, pembangunan hunian sementara dan hunian tetap akan dilakukan dalam satu kawasan agar warga tidak perlu berpindah lokasi lagi di kemudian hari.

"Di lokasi yang sama, nantinya huntara dapat diperluas dan berubah menjadi hunian tetap atau huntap," tuturnya.

Baca juga: Belum Ada Kepastikan Pembangunan Huntara Korban Longsor Cilacap dan Banjarnegara, Begini Kata Wagub

Area relokasi di Jenang berada sekitar dua kilometer dari lokasi terdampak longsor yang terjadi bulan November lalu.

Sumber: Tribun Banyumas
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved