Kamis, 11 Juni 2026

Longsor Majenang

17 KK Korban Longsor Cilacap Terima Kunci Huntara, Fasilitas Air dan Listrik Gratis

17 keluarga korban longsor Majenang Cilacap mengambil nomor undian huntara. Mereka akan pindah mulai 23 Januari.

Tayang:
Tribun Banyumas/Rayka Diah Setianingrum
SIAP HUNI - Hunian sementara (huntara) bagi 17 kepala keluarga (KK) korban longsor Majenang, Cilacap, siap dihuni. Kamis (15/1/2026), mereka mengunjungi lokasi huntara di Desa Jenang, Kecamatan Majenang. 
Ringkasan Berita:
  • Korban longsor Majenang Cilacap mengambil undian hunian sementara (huntara) yang telah rampung dibangun.
  • Mereka mendapatkan huntara yang telah dilengkapi dengan fasilitas listrik, air, juga peralatan dapur secara gratis.
  • Rencananya, mereka akan pindah serentak pada 23 Januari 2026.

 

TRIBUNBANYUMAS.COM, CILACAP - Tawa dan wajah lega merekah dari para korban tanah longsor Desa Cibeunying, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, saat mengikuti pengundian hunian sementara (huntara) yang digelar, Kamis (15/1/2026).

Di antara mereka, Dede, warga terdampak longsor Dusun Tarukahan, menyampaikan rasa syukurnya setelah namanya keluar dan mendapatkan nomor unit Huntara 11.

"Terima kasih sekali kepada pemerintah, BPBD Cilacap, BNPB, Pak Kades, dan semua jajarannya karena bantuannya sudah maksimal dan sangat berguna buat kami yang rumahnya kena longsor," ujar Dede dengan mata berbinar.

Baca juga: Huntara Bagi Korban Longsor Cilacap Mulai Dibangun, Tahap Pertama Ada 21 Unit yang Disiapkan

Ia menilai, proses pengundian huntara berlangsung adil dan transparan sehingga tidak memunculkan kecemburuan antar korban sebelum rencana pindah serentak.

"Undiannya sangat adil, kami ambil nomor sendiri dan ini gratis, tanpa biaya, fasilitasnya juga lengkap mulai listrik, air, sampai peralatan dapur," kata Dede.

Dede juga mengenang tragedi longsor 13 November 2025 yang merenggut keluarganya saat dia berada di Jakarta untuk bekerja, sebelum akhirnya kini tinggal sementara di rumah orang tuanya.

Pindah Serentak 23 Januari

SURVEI KELAYAKAN HUNTARA - Kepala Pelaksana BPBD Cilacap Taryo mengecek kondisi bagian dalam hunian sementara korban longsor Majenang, Cilacap, Kamis (15/1/2026). Ada 17 KK yang akan pindah secara serentak ke huntara pada 23 Januari 2026 mendatang.
SURVEI KELAYAKAN HUNTARA - Kepala Pelaksana BPBD Cilacap Taryo mengecek kondisi bagian dalam hunian sementara korban longsor Majenang, Cilacap, Kamis (15/1/2026). Ada 17 KK yang akan pindah secara serentak ke huntara pada 23 Januari 2026 mendatang. (Tribun Banyumas/Rayka Diah Setianingrum)

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Cilacap Taryo mengatakan, pengundian hari ini diikuti 17 kepala keluarga (KK) yang rumahnya tertimbun longsor sebagai upaya percepatan relokasi sesuai arahan bupati Cilacap.

"Bukan kami yang menentukan tapi warga sendiri yang mengambil nomor undian."

"Dan alhamdulillah, semuanya berjalan lancar serta siap menempati huntara pada 23 Januari," ujar Taryo.

Baca juga: 16 Keluarga Kehilangan Rumah akibat Longsor Cilacap, Tinggal di Lapangan Menunggu Huntara Siap

Ia menambahkan, setiap unit huntara telah dilengkapi dua kamar tidur, dapur, ruang keluarga, tempat tidur, hingga perlengkapan dapur.

Warga pun tinggal masuk menempati dan mulai kembali menata kehidupan tanpa khawatir longsor lagi. (*)

Sumber: Tribun Banyumas
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved