Longsor Majenang
2 Korban Longsor Cilacap Tak Ditemukan, Operasi SAR Resmi Ditutup
Operasi SAR pencarian korban longsor Cilacap resmi ditutup di hari ke-10. Masih ada dua korban longsor yang dinyatakan hilang.
Penulis: Rayka Diah Setianingrum | Editor: rika irawati
Prosesi tabur bunga dilakukan sebagai bentuk penghormatan terakhir bagi para korban yang masih diyakini berada di bawah material longsoran.
Warga, relawan, dan personel SAR berdiri mengelilingi area terdampak sambil menebar bunga sebagai simbol pelepasan dan doa bagi para korban.
Rencana Relokasi
Bupati Cilacap Syamsul Aulia Rachman yang turut hadir dalam penutupan operasi SAR tersebut juga menyampaikan bela sungkawa kepada keluarga korban dan seluruh warga terdampak tanah longsor Cibeunying.
Baca juga: Korban Longsor Cilacap akan Direlokasi ke Desa Jenang, Data Awal Ada 296 KK Terdampak
Bupati menjelaskan bahwa pemerintah daerah telah menyiapkan lahan relokasi untuk warga yang terdampak dan kehilangan tempat tinggal akibat longsor Majenang.
"Lahan relokasi sudah kami siapkan agar masyarakat bisa segera mendapatkan hunian aman dan tidak kembali ke zona merah longsor," katanya.
Pemkab Cilacap memastikan bahwa pembangunan hunian sementara dilakukan secara bertahap.
Sementara, untuk lokasi relokasi, disiapkan lahan di Desa Jenang, Kecamatan Majenang. (*)
| 17 KK Korban Longsor Cilacap Terima Kunci Huntara, Fasilitas Air dan Listrik Gratis |
|
|---|
| Huntara Bagi Korban Longsor Cilacap Mulai Dibangun, Tahap Pertama Ada 21 Unit yang Disiapkan |
|
|---|
| 16 Keluarga Kehilangan Rumah akibat Longsor Cilacap, Tinggal di Lapangan Menunggu Huntara Siap |
|
|---|
| Hunian Sementara Korban Longsor Cilacap Dijadwalkan Rampung Sepekan, Tahap Awal 50 Unit |
|
|---|
| Satu Korban Longsor Cilacap Ditemukan, Terseret 70 Meter dari Lokasi Rumah Awal. 2 Masih Hilang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banyumas/foto/bank/originals/23112025-tabur-bunga-di-lokasi-longsor-cilacap.jpg)