Berita Pati

Bupati Pati Bakal Terapkan 5 Hari Sekolah untuk TK, SD, dan SMP. Siswa Dinilai Lebih Produktif

Bupati Pati Sudewo bakal menerapkan lima hari sekolah jenjang TK, SD, dan SMP. Pembelajaran hingga sore dinilai efektif memicu produktivitas anak.

|
Penulis: Mazka Hauzan Naufal | Editor: rika irawati
TRIBUNBANYUMAS/MAZKA HAUZAN NAUFAL
BERI KETERANGAN - Bupati Pati Sudewo memberi keterangan kepada wartawan di Mapolresta Pati, Jumat (21/3/2025). Rabu (30/4/2025), Sudewo mengungkap rencana pelaksanaan lima hari sekolah. Rencana ini dinilai membuat siswa lebih produktif. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, PATI - Sekolah jenjang TK, SD, dan SMP di Kabupaten Pati bakal menerapkan lima hari masuk, Senin-Jumat.

Bupati Pati Sudewo menilai, penerapan lima hari sekolah membuat anak lebih produktif.

Kendati menyadari ada banyak pihak yang bakal kontra, Sudewo menegaskan bakal tetap menerapkan kebijakan lima hari sekolah ini.

"Saya akan membuat kebijakan baru. Anak TK, SD, SMP hanya lima hari sekolah supaya otak yang sedang pemanasan, kemudian bekerja untuk selalu berpikir, jangan berhenti di tengah jalan."

"Kalau dia pulang jam 10, jam 11, otak belum bekerja, belum berpikir secara maksimal, dia sudah berhenti dan pulang ke rumah, itu tidak akan produktif," kata Sudewo dalam acara Halalbihalal Keluarga Besar Tim Penggerak PKK di Pendopo Kabupaten Pati, Rabu (30/4/2025).

Baca juga: Bapak dan Anak Dipenjara Gara-gara Klakson Motor di Sukolilo Pati

Baca juga: Bupati Pati Sudewo Akan Bersih-Bersih Pegawai PDAM Pati, Ada Apa?

Menurut Sudewo, jika otak dibiasakan bekerja terus lewat cara sekolah sampai sore, disambung kegiatan mengaji dan belajar di malam hari, para pelajar bisa memaksimalkan potensinya.

"Kalau terus dilatih seperti itu, produktivitasnya pasti tinggi. Untuk menghafal dapat kapasitas lebih besar."

"Sedangkan Sabtu-Minggu libur, refreshing otak, penyegaran kembali, bisa dimanfaatkan untuk acara keluarga bersama orangtua," ucap dia.

Sudewo mengatakan, jika ada pihak-pihak yang tidak setuju dengan kebijakan ini, dia akan mengajak mereka berdialog.

Baca juga: Petani Pundenrejo Pati Laporkan Dugaan Pengerusakan Joglo Juang ke Polda Jateng

Hanya saja, dia memastikan, akan tetap menjalankan kebijakan ini sekalipun ada yang tidak setuju.

"Ada yang mempertanyakan, nanti ngajinya bagaimana? Ngaji tidak saya ganggu."

"Saya menghargai, saya menghormati, saya ini juga Muslim dan taat beribadah. Tapi saya juga harus pikirkan soal pendidikan."

"Ada porsinya. Bagi yang Muslim, ngaji dari magrib sampai jam 7 malam. Jam 7 sampai 9 masuk rumah, belajar," katanya.

Sudewo menegaskan, dia akan mengoptimalkan semua instrumen pemerintahan yang dia miliki untuk menjalankan kebijakan ini. (mzk)

Baca juga: Bupati Pati Sudewo Akan Bersih-Bersih Pegawai PDAM Pati, Ada Apa?

Sumber: Tribun Banyumas
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved