Polemik Revisi UU TNI
Demo Tolak UU TNI di Depan DPR RI Dibubarkan Paksa, Tenda Pendemo Dibongkar dan Diangkut Satpol PP
Aksi demo menolak UU TNI yang digelar sejumlah masyarakat sipil lewat "Piknik Melawan" di depan gedung DPR Jakarta, dibubarkan secara paksa.
Namun, Ketua Umum Partai Gerindra itu meminta publik objektif terhadap aksi demonstrasi di Indonesia.
Apakah demo-demo tersebut adalah murni untuk menyampaikan aspirasi, atau malah adalah massa bayaran.
"Coba perhatikan, apakah demo-demo itu murni atau ada yang bayar? Harus objektif dong," ucap Prabowo, dikutip dari kanal YouTube Harian Kompas.
Eks Menteri Pertahanan itu juga mengatakan, demo sebaiknya dilakukan secara damai, bukan menimbulkan kerusuhan.
"Kita juga bukan anak kecil, kita hormati hak untuk berdemo, asal demonya damai. Tidak mau menyulut kerusuhan. Kalau bakar ban, itu bukan damai."
"Saya mantan petugas keamanan juga, kadang-kadang petugas dilempar plastik isinya kotoran manusia," kata Prabowo. (Kompas.com/Baharudin Al Farisi)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Mereka Tetap Diusir meski Turuti Keinginan Prabowo…".
Demo Tolak UU TNI di Malang Ricuh. 6 Orang Dibawa ke RS, Tim Medis Hingga Jurnalis Alami Kekerasan |
![]() |
---|
Hingga Malam, Mahasiswa Masih Bertahan di Alun-alun Purwokerto Banyumas. Serukan Penolakan UU TNI |
![]() |
---|
Bawa Spanduk 'Cabut UU TNI, Kami Anti-Military', Aliansi Magelang Memanggil Duduki Ruang Rapat DPRD |
![]() |
---|
Demo Tolak Revisi UU TNI, Mahasiswa Tebar Kotoran Sapi di Depan Markas Kodim 0701 Banyumas |
![]() |
---|
Demo Tolak UU TNI di Semarang Ricuh! Peserta Aksi Dibawa Polisi |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.