Pilgub Jateng 2024
Jumlah Kementerian Dibahas di Debat Pilgub Jateng, Jawaban Hendi dan Gus Yasin Beda!
Jumlah kementerian yang bertambah dibahas dalam debat perdana Pilgub Jateng 2024. Ini penjelasan calon wakil gubernur Hendrar Prihadi dan Taj Yasin.
Penulis: budi susanto | Editor: mamdukh adi priyanto
TRIBUNBANYUMAS.COM, SEMARANG - Jumlah kementerian yang bertambah dibahas dalam debat perdana Pilgub Jateng 2024. Calon wakil gubernur Hendrar Prihadi dan Taj Yasin Maimoen mengungkapkan pendapat berbeda.
Debat calon gubernur dan wakil gubernur pada Pilkada Jateng 2024 berlangsung di Kota Semarag, Rabu (30/10/2024).
Pertanyaan dari moderator yakni tentang adaptasi Susunan Organisasi Tata Kerja (SOTK) di pemerintah provinsi agar kinerja tetap koheren dengan susunan kementerian baru dengan jumlah banyak.
Baca juga: Ahmad Luthfi Singgung APBD Jawa Tengah Cukup Rendah dalam Debat Pilgub Jateng 2024
Hendi menjawab, pastinya harus ada penyesuaian dengan susunan kementerian baru.
Hal tersebut harus ada penyesuaian OPD di tingkat provinsi maupun kabupaten kota.
Namun keputusan pemerintah harus dijalankan karena pemprov adalah kepanjangan tangan pemerintah pusat.
Tapi perubahan SOTK tidak bisa sertamerta dijalankan jika belum ada peraturan pemerintah terkait SOTK.
Baca juga: Soal Pelayanan Publik, Ini Jawaban Andika Perkasa dan Ahmad Luthfi dalam Debat Pilgub Jateng 2024
"Hal tersebut untuk memastikan langkah ke depan bisa memaksimalkan kinerja untuk kesejahteraan masyarakat Jateng," jelas Hendi, Rabu (30/10/2024).
Adapun Gus Yasin menanggapi keterangan Hendi, ia mengatakan SOTK pastinya ada perubahan.
Ada sejumlah lembaga yang dirubah, namun Pemprov Jateng pada UU Nomor 23 Tahun 2013 menjadi kepanjangan tangan dari pemerintah pusat.
Baca juga: Pendukung Paslon Berteriak saat Ahmad Luhfi Sebut Hendi pada Debat Pilgub Jateng 2024
ASN Pemprov Jateng 83 persen adalah generasi Z dan milenial.
ASN juga sudah terbiasa dengan reformasi birokrasi.
Dulu pernah dilakukan satu OPD satu desa binaan, jadi satu OPD harus mengetahui kinerja seluruh kinerja OPD di Jateng.
"Jadi sudah biasa ASN dengam perubahan birokrasi," terangnya.
Baca juga: Debat Pilgub Jateng, Luthfi-Yasin Beberkan Jargon Ngopeni dan Nglakoni
Handi pun mengatakan, Gus Yasin dan Mas Ganjar memang sudah pernah melakukan hal tersebut tentang perubahan.
penambahan kementerian Prabowo
kementerian
debat pilgub jateng
debat
Pilgub Jateng
Hendrar Prihadi
Hendi
Taj Yasin
Gus Yasin
Sidang Gugatan Pilgub Jateng 2024 di MK Dihentikan, KPU Batal Sampaikan Keterangan |
![]() |
---|
Sidang Andika-Hendi terkait Pencabutan Perkara Pilgub Jateng Digelar MK Hari Ini |
![]() |
---|
Hadapi Sengketa di MK, KPU Yakin Bisa Buktikan Tak Ada Pelanggaran TSM di Pilgub Jateng |
![]() |
---|
Sidang Sengketa Pilgub Jateng 2024: Kedekatan Presiden RI Ke-7 Joko WIdodo dan Ahmad Luthfi Disoal |
![]() |
---|
Gugatan Andika-Hendi di Pilkada Jateng Diyakini Tidak Berlanjut ke Pokok Perkara di MK |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.