Berita Haji

Sempat Mengeluh Tak Enak Badan sebelum Lempar Jumrah, Jemaah Haji Boyolali Meninggal di Tenda Mina

Jemaah haji asal Boyolali meninggal dunia di tenda Mina, sempat mengeluh tak enak badan saat akan lempar jumrah.

Editor: rika irawati
Tribunnews.com/Rachmat Hidayat
Ilustrasi. Jenazah jemaah haji memasuki pintu Babussalam untuk disalatkan, Kamis (16/06/2023). Jemaah haji asal Boyolali meninggal dunia di tenda Mina, sempat mengeluh tak enak badan saat akan lempar jumrah. 

TRIBUNBANYUMAS.COM, BOYOLALI - Jumlah jemaah haji wafat dari Embarkasi Solo bertambah lagi.

Terbaru, kabar duka datang dari jemaah haji Boyolali, Nanik Mulyani (66).

Jemaah haji yang tergabung dalam kelompok terbang (Kloter) 93 Embarkasi Solo itu tutup usia saat berada di tenda Mina untuk lempar jumrah, Selasa (18/6/2024).

Pembimbing Haji dari KBIH NU Arofah Boyolali, Mudzakir, membenarkan kabar duka itu.

Menurut Mudzakir, sebelum wafat, Nanik mengeluhkan kondisi tubuhnya.

Prosesi lempar jumrah pun dibadalkan (digantikan).

Baca juga: Puluhan Jemaah Haji Meninggal akibat Heat Stroke, Suhu di Arab Saudi Nyaris 52 Derajat Celcius

Setelah jatuh sakit, setengah jam kemudian, Nanik menghembuskan napas terakhir.

"Wafat tadi pagi, pukul 08.00 Waktu Arab Saudi," katanya saat dihubungi.

Humas PPIH Embarkasi Solo, Gentur Rachma Indriadi menambahkan, secara resmi, meninggalnya jemaah dari Boyolali itu belum dirilis di Informasi Haji Embarkasi Solo.

Pihaknya masih menunggu update data dan kronologi wafatnya jemaah.

"Sementara, masih seperti slide (informasi haji Embarkasi)," kata Gentur.

Dalam informasi haji Embarkasi Solo 1445 H/2024, jemaah haji yang wafat 20 jemaah.

Dua jemaah meninggal dunia saat masih di Embarkasi Solo, dan dua jemaah lagi meninggal di Madinah sebelum puncak haji.

Baca juga: Rampung Laksanakan Kegiatan Puncak Haji, Sebagian Jemaah Indonesia Mulai Tinggalkan Mina

Jemaah haji Embarkasi Solo yang wafat paling banyak berasal dari Kabupaten Kebumen.

Ada lima jemaah haji yang wafat dari kabupaten yang terkenal dengan produksi gentingnya itu.

Halaman
12
Sumber: Tribun Solo
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved